Cara Memilih Hunian Modern Antibanjir, Berikut Ini Bisa Menjadi Solusi

by -
Rumah Anti Banjir
Ilustrasi konsep hunian yang dibangun Synthesis Development. (foto: dok synthesis homes)

JALAJAHNUSAE.com  – Pusing tujuh keliling. Terutama jika kita berada di kawasan berpotensi kebanjiran saat musim hujan tiba.

Tidak saja memikirkan mencari tempat mengungsi, tetapi setelah air surut pun masih menjadi masalah besar karena harus memberskan atau membersihkan rumah.

Semua itu, jelas menguras tenaga, disamping juga tentu barang-barang banyak yang rusak, terutama otomotif dan elektronik.

Belum lagi setelah banjir timbul penyakit seperti gatal-gatal dan diare. Semua hal tersebut tentu membuat kita tidak nyaman.

Nah, bila tidak ingin hunian terkena bajir, alangkah baiknya kita memilih tempat tinggal di lokasi dan lingkungan hunian yang bebas banjir.

Lalu, bagaimana cara memilih hunian antibanjir terutama di kawasan ibukota?

Synthesis Homes, cluster hunian modern karya Synthesis Development di kawasan Pisangan, Ciputat, bisa menjadi solusi.

Andreas Pangaribuan, Property Investment Advisor Synthesis Development mengatakan selain berada di kawasan bebas banjir, Synthesis Homes juga memiliki sistem manajemen pengendalian air untuk mencegah banjir.

“Kami memiliki kolam resapan dan sumur resapan untuk pembuangan air dengan metode deep well injection,” kata Andreas, dalam keterangan persnya, Kamis 4 Maret 2021.

Dengan metode tersebut, kata Andreas, maka ketika hujan datang dengan intensitas tinggi, air akan ditampung di sumur-sumur resapan.

Bila air sumur penuh maka akan disuntikkan ke saluran air di dalam tanah sehingga tidak menggenang di permukaan.

engan demikian, keunggulan dari metode deep well injection ini tidak hanya untuk mencegah banjir, tetapi juga untuk menjamin ketersediaan air ketika datang musim kemarau.

Lebih lanjut menurut Andreas, deep well injection merupakan salah satu bentuk kepedulian Synthesis Homes pada environmental sustainability.

Bentuk kepedulian lainnya adalah mendedikasikan sebagian besar areanya untuk ruang terbuka hijau.

Synthesis Homes menyediakan taman di depan tiap-tiap unit. Ada empat taman tematik yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas bersama keluarga, yaitu Green Park, Edu Park, Sport Park, dan Fun Park.

Taman-taman ini dimanfaatkan sebagai sarana olahraga, pendidikan, bersosialisasi dengan sesama penghuni, atau untuk family time sembari menikmati kesegaran udara di area hijau.

Andreas menjelaskan, Synthesis Homes adalah hunian pertama di area Tangerang Selatan yang menerapkan konsep smart home. Penghuni hanya menggunakan satu aplikasi di smartphone untuk mengontrol operasional dua unit CCTV di garasi dan ruang tamu, saklar utama listrik dan AC di kamar tamu dan kamar anak, serta panic button untuk melaporkan masalah keamanan.

“Tentu semua itu didukung dengan jaringan fiber optic dengan kecepatan transmisi optimal dan bebas hambatan,” paparnya.

Dengan dukungan jaringan internet yang optimal ini tentu aktivitas work from home (WFH) pun akan menjadi lebih lancar dan nyaman.

Selain itu, teknologi smart home juga membuat penggunaan energi menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan.

Sebagai informasi Synthesis Homes berdiri di area seluas 4,7 hektare. Tersedia 267 unit rumah tapak dua lantai dengan fasilitas modern dan bermanfaat untuk kebutuhan hidup penghuninya.

Sementara untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tersedia pusat kebugaran dan sauna di dalam Club House, serta kolam renang di dalam cluster.

Untuk kebutuhan sosial, penghuni bisa memanfaatkan function room yang juga terdapat di dalam Club House.

Sejumlah fasilitas eksternal mudah diakses karena tidak jauh dari lokasi pemukian. Di antaranya adalah fasilitas pendidikan seperti High Scope, Universitas Prasetiya Mulya, UIN Syarif Hidayatullah.

Selain itu, dekat dengan layanan kesehatan seperti RS Syarif Hidayatullah, RS Hermina, Siloam Hospital, Mayapada Hospital, hingga pusat-pusat bisnis (TB Simatupang, Bintaro, Kemang, Cipete, dan Pondok Indah.

Synthesis Homes juga dekat akses transportasi seperti Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus hanya berjarak 2 km dari lokasi yang bisa ditempuh sekitar 5-7 menit. Moda transportasi ini merupakan jalur penghubung utama menuju sentra bisnis Sudirman dan sekitarnya.

Tak lama lagi, rencana penambahan MRT Fase 2 dengan rute Lebak Bulus-Ancol Barat juga akan dimulai dan akan akan terintegrasi dengan moda busway TransJakarta dan Lintas Rel Terpadu (LRT).

Untuk fasilitas keamanan, Synthesis Homes menerapkan sistem keamanan 24 jam dengan adanya gate system serta pantauan CCTV dan panic button di masing-masing unit.

Synthesis Homes memberikan kemudahan pembelian dengan hanya membayar booking fee sebesar Rp10 juta dan subsidi DP sebesar 5%. Tersedia berbagai tipe unit, seperti Tipe Andesit (6X15m), Tipe Paras (6X10m), Tipe Candi A (6X12m), dan Tipe Candi B (6X12,5m). (*/adh)