Cikole Forest Run Perhutani 2019 Sukses Gaet Milenial

oleh -
Lebih dari 700 peserta lomba dari kalangan milineal mengikuti lari Forest Run 2019 yang diselenggrakan KBM Ecotourisme Perhutani Jawa Barat,Minggu 8 Desember 2019. Foto: zulfie

JALAJAHNUSAE.com – Menutup tahun 2019, Perum Perhutani sukses menggelar event olahraga Lari “Cikole Forest Run 2019” 16,5 km di Green Grass Cikole Jayagiri Resort,Kabupaten Bandung Barat.

Olahraga lari yang digelar tahun ini berkonsep wisata alam yang  menempuh jarak 16 km untuk professional dan  6 km umum.

Lebih dari 700 peserta ikut ambil bagian dalam event tersebut. Mereka datang dari berbagai kalangan. Bahkan ada juga  beberapa peserta merupakan wisatawan mancanegara seperti dari Jepang.

Forest Run diselenggarakan  Kesatuan Bisnis Mandiri (KBM) Wisata Perum Perhutani bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Bandung Barat dan di-support oleh PT.Djarum. Beberapa sponsor juga ikut meramaikan lari wisata ini.

General Manager KBM Ecotourisme Agus Mashudi (kiri) saat memberikan hadiah kepada peserta lomba lari Cikole Forest Run 2019. Foto: Zulfie

Wievent sebagai pelaksana acara, mampu menghadirkan peminat yang 70%  dari kalangan “milenia” atau kalangan yang lebih akrab dengan urusan di medsos seperti influencer,youtuber dan blogger.

Uniknya, para peserta lari juga masih sempat menjinjing kamera dan membidik beberapa spot yang wisata yang memang cukup menawan. Bahkan banyak diantara mereka menyempatkan live streaming.

Acara yang berlangsung pada 8 Desember 2019 lalu itu berhadiah total 15 juta. Hadir dalam acara ini Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat Sri Dustirawati,General Manager KBM Ecotourism Perhutani Jawa Barat dan Banten, Agus Mashudi dan beberapa undangan lainnya.

Marketing Executive KBM Ecotourism Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten Reni Sureni berharap event seperti ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan.

foto: zulfie

“Tentu harapan kami, para milenial yang ikut ambil bagian di lomba lari kemarin bisa mentransformasi pengalaman melalui jariangan medsos mereka. Generasi Z ini memang sangat efektif dalam mengenalkan potensi pariwisata yang kita miliki,” kata Reni kepada Jalajahnusae.com.

Meski tiket lari di-publish seharga Rp 250 ribu (Fun Run) dan Rp.300 ribu (race) animo untuk mengikuti acara lomba lari ini cukup besar. Buktinya, tiket habis terjual.

Setiap peserta yang berhasil mencapai digaris finish memperoleh medali sebagai souvenir layaknya acara olahraga internasional ( Olympiade, Asian Games, atau SEA Games), sehingga suasana demam selebrasi begitu berhasil masuk garis finish bak  atlit professional.

(zulfie/adh)