Baru Beroperasi, Bandara YIA Dongkrak Okupansi Hingga 40 Persen

oleh -
Presiden Joko Widodo melintasi loket boarding pass Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) usai meresmikan bandara tersebut, Jumat (28/8/2020). (Foto:IG-@jokowi)

JALAJAHNUSAE.com, Yogyakarta – Baru beroperasi dua hari, Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo, DI Yogyakarta, telah memberikan kontribusi cukup signifikan terhadap kunjungan wisatawan.

“Sejak dibuka kemarin, jumlah penumpang yang mendarat di YIA mencapai kisaran 6.000-7.000 penumpang. Ini naik cukup signifikan, yang biasanya hanya 200 saja. Kita berharap dengan adanya bandara YIA ini, terus akan memberikan kontribusi terhadap tingkat hunian kamar hotel,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Yogyakarta Deddy Pranowo Eryono ketika dihubungi Jalajahnusae.com, Minggu (30/8/2020).

Menurut Deddy, setelah diresmikan Presiden Joko Widodo ( Jokowi) Jumat (28/8/2020), bandara YIA telah memberikan kontribusi terhadap okupansi hotel yakni mencapai 40 persen.

“Itu baru dua hari dibuka, sudah 40 persen kontribusinya terhadap industri pariwisata (PHRI). Selama ini, yang datang dari Bandara Adi Sucipto rata-rata hanya 30 persen . Sisanya 60 persen, masih melalui jalur darat,” lanjut Deddy.

Selain lokasinya yang memang dekat dengan berbagai destinasi wisata, di lingkungan bandara YIA juga sangat kental dengan budaya lokal.

Ketua PHRI Jogyakarta Deddy Pranowo Eryono (kanan) saat berada di objek wisata Pule Payung,Kulon Progo. (Foto:Ist)

“Kami dari PHRI melihat bandara YIA ini cukup oke. Nilai-nilai budaya Jogya  begitu kental disana. Dan ternyata tamu-tamu kita juga menyampaikan hal yang sama. Gerakan manusia inilah yang membawa angin segar bagi PHRI,” ungkapnya.

Mengantisipasi terjadinya lonjakan pengunjung di kemudian hari,lanjtu Deddy, pihaknya bersama pemerintah daerah dan stakeholder lainnya sedang mempersiapkan destinasi-destinasi baru.

Hal ini dilakukan supaya wisatawan bisa mendapatkan sesuatu yang baru, khususnya di sekitar bandara YIA.