Pengusaha Hotel Mulai Agustus Tak Bisa Bayar PBB, Ini Penjelasan Ketua Apindo Haryadi

oleh -

JALAJAHNUSAE.com – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B. Sukamdani menjelaskan sejumlah pelaku industri perhotelan mulai melakukan tes pasar dengan membuka kembali operasional pada bulan ini.

Saat ini, sekitar 80 persen hotel di Indonesia sudah kembali beroperasi. Namun, tingkat okupansi masih di bawah 20 persen.

Padahal, untuk mencapat titik impas atau break event point (BEP) setidaknya okupansi hotel harus mencapai 30 persen.

“Sejak April sudah 2000-an hotel tutup. Jadi bulan Juli ini posisinya tes pasar, karena permintaan juga masih rendah. Memang ada dilema karena permintaan rendah itu juga rugi,” jelas Haryadi saat menjadi pembicara pada seminar bertajuk Mid-Year Economic Outlook 2020: Peluang dan Tantangan di Era New Normal pada Selasa (28/7/2020)

Bisnis Harus Terus Berjalan

Menurut Hariyadi, kegiatan bisnis harus tetap berjalan saat periode kenormalan baru. Tujuannya adalah untuk memacu kembali perekonomian yang tengah tertekan pandemi Covid-19.

“Kalau mau tunggu sampai semua aman malahan sektor ekonomi akan semakin berat,” imbuhnya.

Hariyadi menyebutkan tingkat kepercayaan masyarakat untuk kembali beraktivitas di luar cukup tinggi. Oleh karena itu, hal tersebut harus dibarengi dengan kehati-hatian sesuai protokol Covid-19.

(adh)