Erupsi Tangkuban Parahu Tak Mempengaruhi Okupansi Hotel

oleh -
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Jawa Barat Herman Muchtar. Foto:Jalajah Nusae/adhi

JALAJAH NUSAE – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat Herman Muchtar menyatakan bahwa okupansi hotel di Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Subang tidak  terpengaruh oleh kejadian erupsi Gunung Tangkuban Parahu beberapa hari lalu.

“Dari laporan beberapa hotel di kawasan yang dekat dengan Taman Wisata Alam Tangkuban Parahu, tingkat hunian berjalan seperti biasa. Memang, kalau untuk kawasan Lembang dan sekitarnya ramainya di akhir pekan, di hari bisa sedikit menurun,” demikian disampaikan Herman ketika dihubungi Jalajah Nusae, Senin (29/7/2019).

Baca Juga: Sabar,Tangkuban Parahu Sedang Dibersihkan

Herman menghimbau agar masyarakat jangan cepat termakan kabar yang belum tentu kebenarannya. Dalam mensikapi musibah erupsi Tangkuban Parahu agar mencari informasi dari lembaga yang berwenang.

“Para anggota PHRI yang memiliki property di kawasan Lembang dan Subang terus memberikan informasi terkini terkait perkembangan Tangkuban Parahu. Dan sampai sejauh ini, semua berjalan seperti biasa, tak ada pengaruh pasca erupsi Tangkuban Parahu,” tambah Herman—yang juga Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Jawa Barat ini.

Baca Juga: Video: Kepala PVMBG Nyatakan Gunung Tangkuban Parahu Aman

Sementara itu Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) PHRI Kabupaten Bandung Barat Samuel mengemukakan bahwa tingkat hunian hotel berjalan seperti hari-hari sebelumnya.

“Dari beberapa hotel yang saya hubungi, tidak ada pengaruh signifikan terhadap okupansi (acc) hotel. Untuk kawasan Lembang dan sekitarnya memang ramainya di hari weekend. Hari biasa, banyak diisi oleh grup,” kata Samuel.

Pada minggu ini, bertepatan dengan terjadinya erupsi Gunung Tangkuban Parahu kunjungan tamu agak menurun.

“Karena liburan sekolah sudah berakhir. Tinggal aktivitas grup yang masih terus ramai,” lanjut Samuel.

(adh)