Katto Bokko, Arifnya Wisata Budaya di Maros Sulawesi Selatan

by -

Jalajahnusae.com – Upacara adat panen raya ‘Katto Bokko’ Kekaraengan (Kerajaan) Marusu tercatat sebagai wisata budaya yang masih tetap dipertahankan. Upacara adat ini juga masuk dalam kalender wisata budaya Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan.

Bupati Maros Chaidir Syam mengungkapkan apresiasinya terhadap keturunan Kerajaan Marusu, Abd. Haris Karaeng Sioja. Pasalnya, keturunan kerajaan tersebut masih melestarikan budaya leluhur dengan menjaga adat istiadat dan nilai kearifan lokal.

Katto Bokko merupakan padi jenis ‘Banda’. Padi tersebut adalah hasil tanam di sawah adat milik Kerajaan Marusu.

Setahun sekali, upacara adat dilakukan dengan mengusung dan mengarak dari sawah hingga ke rumah adat Balla Lompoa Karaeng Marusu.

Sementara itu, Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Maros, Andi Yuliana mengatakan, upacara adat ini merupakan potensi wisata yang masuk kedalam kalender wisata tahunan.

Terkait pengembangan dan pelestarian Kerajaan Marusu serta adat istiadatnya, dirinya melanjutkan, dalam data, terdapat empat komunitas masyarakat adat lainnya yang masih terjaga. Namun, diakui masih ada beberapa komunitas adat lainnya yang belum terdata. Padahal hal tersebut dapat jadi potensi wisata di daerahnya.

Untuk prosesi adat ‘Katto Bokko’ yang digelar Kekaraengan Marusu, Karaeng Sioja mengatakan, upacara ini masih terselenggara berkat dukungan keluarga kerajaan, pemerintah dan masyarakat sekitarnya.

“Termasuk generasi muda yang membantu melakukan panen raya dan mengusung serta mengarak hasil panen sawah adat kerajaan,” pungkasnya. (JV/TSS)