Berita Tsunami 20 Meter Tak Pengaruhi Okupansi Hotel di Pangandaran

oleh -
Pandemi Corona (Covid-19) yang belum berlalu menyebabkan beberapa destinasi wisata sepi pengunjung wisatawan manacara. Seperti yang terlihat di Kampung Turis, Pangandaran, Jawa Barat ini. (Foto: Jalajah Nusae/Adhi)

PANGANDARAN, Jalajahnusae.com – Warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat mulai terbiasa dengan kabar tsunami. Terakhir, bermunculannya berita bahwa akan terjadi gelombang tsunami dengan ketinggian hingga 20 meter, ditanggapi biasa-biasa saja.

Lalu bagaimana dengan kondisi okupansi hotel pasca temuan hasil riset  para peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB) terkait adanya potensi tsunami 20 meter.

“Pengaruh sih ada, tapi tidak terlalu signifikan. Itu tergantung orang yang mencerna berita itu sendiri. Kan hasil riset itu sendiri, sejak dari dulu juga pernah ada. Kalau untuk okupansi hotel masih stabil,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Pangandaran Agus Mulyana ketika dihubungi Jalajahnusae.com, Senin (29/09/2020).

Diakui Agus, apa pun terkait dengan kabar tsunami memang menjadi hal sensitive bagi masyarakat, khususnya di Pangadangaran.

Namun sejalan dengan waktu dan makin  terbukanya  akses infomarsi untuk mendapatkan kejelasan, warga pun memahami apa yang harus dilakukan.