Inggris Cabut Aturan Karatina Bagi Turis Asing

oleh -

JALAJAHNUSAE.com – Inggris akan melonggarkan kebijakan karantina 14 hari bagi wisatawan dari negara-negara yang dianggap  beresiko rendah terhadap penyebaran virus corona (Covid-19).

Pemerintah Inggris juga akan mempermudah perjalanan ke beberapa negara bagian bagi warganya  memasuki masa liburan musim panas.

Relaksasi tersebut diluncurkan setelah para menteri berupaya membatasi kerusakan ekonomi yang disebabkan Covid-19.

Tidah hanya itu, para ahli yang menangani penyebaran Covid-19 juga menempatkan status  ke dalam tiga kategori yakni  hijau, kuning dan merah.

Wisatawan  yang datang dari negara-negara hijau dan kuning tidak lagi harus mengkarantina diri selama 14 hari setelah setelah tiba di Inggris.

“Sistem penilaian risiko baru kami akan memungkinkan kami untuk dengan hati-hati membuka sejumlah rute perjalanan yang aman di seluruh dunia,” kata seorang juru bicara pemerintah Inggris, kemarin.

“Tapi kami tidak akan ragu untuk menutup fasilitas jika ada risiko muncul kembali kasus Covid.”

Sebelumnya kebijakan karantina yang diperlakukan  pada 8 Juni lalu, banyak  menuai dikritik. Terutama  oleh maskapai penerbangan, bandara dan sektor perhotelan karena dianggap menghambat perjalanan internasional pada saat mereka berharap akan pulih.

Pekan depan, pemerintah Inggris akan mengumumkan perubahan aturan baru terkait relaksasi ditengah pandemic corona.

“Kami juga akan membahasa masalah ini dengan negara-negara lain seperti Perancis, Yunani dan Spanyol,” kata juru bicara pemerintah tadi.

(adh)