Video: Pesona Sisi Gunung Tangkuban Perahu Pagi Ini

by -
Para pemetik teh perkebunan Ciater yang hanya berjarak 1 Km dari Gunung Tangkuban Perahu,Sabtu pagi (27/7/2019) kembali beraktivitas seperti biasa. Keindahan puncak Gunung Tangkuban Perahu pun tetap memikat para wisatawan. Foto: Jalajah Nusae/adhi

JALAJAH NUSAE – Pasca erupsi Gunung Tangkuban Parahu, Subang, Jawa Barat aktivitas masyarakat di sekitar kawasan wisata tersebut kembali normal.

Pantauan Jalajah Nusae, Sabtu pagi (27/7/2019) sekitar pukul 09.30 WIB beberapa objek wisata yang berada di kawasan Gunung Tangkuban Perahu kembali normal dikunjungi para wisatawan.

Para pemetik teh perkebunan Ciater yang jaraknya hanya berkisar 2 km dari Puncak Gunung Tangkuban Perahu juga beraktivitas seperti biasa.

“Kemarin saya pulang lebih awal takut. Tapi sekarang sudah biasa lagi, ya mungkin sampai sore,” kata Kokom (55), salah satu pemetik teh perkebunan Ciater.

Sebelumnya Gunung Tangkuban Perahu mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 200 meter di atas puncak atau sekitar 2.284 m di atas permukaan laut pada, Jumat petang (26/7/2019)

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut dan selatan.

Kepala Pusat Vulkanologi Meteorologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) Badan Geologi, Kasbani mengatakan, erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 38 mm dan durasi sekitar 5 menit 30 detik.

Kimannis Family Restaurant yang berada di area Sari Ater Hotel & Resort dipenuhi pengunjung pada Sabtu, (27/7/2019). Foto: Jalajah Nusae/adhi

Kendati pintu masuk ke kawasan Tangkuban Perahu masih ditutup, namun para wisatawan yang berlibur akhir pekan di sekitar Tangkuban Perahu masih cukup tinggi.

Seperti yang terlihat di Cikole, beberapa bus pariwisata yang mengangkut para wisatawan memasuki lahan parkir.

Begitu pun dengan taman rekreasi Sari Ater terlihat penuh pengunjung. Apalagi cuaca pagi ini sangat mendukung.

Seperti yang terlihat di Kimannis Family Restaurant yang berada di area Sari Ater Hotel & Resort dipenuhi pengunjung.

Mereka adalah tamu yang meningap maupun para pengunjung biasa.

(adh)