Kadisparbud Jabar Ingatkan Pengelola Wisata Tetap Perhatikan 3 T

by -
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa barat Dedi Taufik, Sabtu (26/12/2020) meninjau langsung pelaksanaan protokol kesehatan menjelang libur akhir tahun di Sari Ater Hotel & Resort. (Foto:Ist)

Dedi juga mengapresiasi penilaian CHSE dari Kementerian Pariwisata yang hasilnya memuaskan yakni 96 persen. Artinya sudah di atas standar.

“Dengan demikian, berarti Sari Ater harus menerapkan semua catatan-catatan yang ada di CHSE. Dan prestasi ini juga harus dipertahankan atas nilai 96 ini sehingga juga sudah bisa meningkatkan kunjungan wisatawan,” katanya.

Ditambahkan Dedi, promosi bisa terus dijalankan dengan tetap mempertimbangkan 3T (testing, tracing, treatment).

“Supaya jangan sampai muncul klaster baru ditempat wisata. Nah, ini yang harus dilakukan apabila ada MICE disini, atau saat menggelar meeting juga harus wajib rapid test. Saya pikir ini juga untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para wisatawan itu sendiri ya,” pesannya.

11 Daerah Terbanyak Dikunjungi Wisatawan

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat sendiri mencatat terdapat 11 daerah yang terbanyak dikunjungi wisatawan selama libur panjang Natal 2020.

Pengetesan Covid-19 pun tetap dilakukan bekerja sama dengan pengelola industri dan pemerintah setempat.

Menurut Dedi,  tiga daerah teratas yang menjadi sasaran kunjungan wisatawan adalah Kabupaten Bandung Barat dengan 14 titik tujuan wisata serta Bogor dan Kabupaten Garut masing-masing 11 titik tujuan wisata.