Indonesia akan Bertemu Arab Saudi Bahas Fast Track dan Visa Berbayar

oleh -
Menag Fachrul Razi. (Foto Kemenag)

JALAJAHNUSAE.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan membahas dengan Pemerintah Arab Saudi terkait fast track, layanan, dan visa berbayar ibadah haji. Untuk itu, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi dijadwalkan akan bertemu dengan Menteri Haji Arab Saudi pada 2 Desember 2019 mendatang.

“Ada beberapa hal yang akan kita bicarakan, utamanya terkait dengan perbaikan layanan haji,” ujar Menag Fachrul Razi, di Cisarua, Senin (25/11/19), dikutip dari laman resmi Kemenag.

Hal pertama, Fachrul Razi akan membicarakan usulan penerapan fast track bagi jemaah haji Indonesia. Fast track merupakan layanan percepatan keimigrasian yang telah dilakukan bagi jemaah haji Indonesia sejak tahun 2018 lalu. Lewat layanan ini, jemaah haji Indonesia tidak perlu lagi melakukan proses imigrasi setibanya di Bandara Jeddah maupun Madinah.

“Saat ini, fast track baru dapat dinikmati oleh jemaah haji dari Provinsi DKI Jakarta, Banten, Lampung dan Jawa Barat. Ke depan kami berharap akan ditambah lagi jemaah haji yang dapat memperoleh fasilitas fast track,” ungkap Fachrul.

Sementara materi kedua yang akan dibahas yaitu visa berbayar. “Kita tahu Arab Saudi menetapkan biaya visa sebesar 300 SAR bagi setiap jemaah. Baik yang sudah pernah berhaji maupun belum. Jumlah jemaah haji kita kan terbesar, jadi ini nanti akan kita bicarakan. Apakah memungkinkan untuk ada penundaan penerapan aturan tersebut, atau bagaimana nanti,” papar Fachrul.

Kemudian ketiga, Menag Fachrul juga akan kembali mendorong adanya perbaikan layanan di Mina. Ini perlu terus dilakukan guna memberikan kenyamanan layanan bagi para jemaah haji Indonesia.

“Dan ada hal-hal lain, tentang evaluasi layanan haji 2019 yang nanti tentunya akan kita bicarakan juga dengan Arab Saudi,” pungkasnya.***(IG)