Jangan Maksa Mudik,Aparat Sudah Menyekat Jalan

oleh -
Aparat kepolisian telah menutup akses jalan perbatasan antara Karawang-Bekasi, dua arah,sejak Jumat (24/4/2020). Penutupan ini dilakukan untuk mengantisipasi warga yang ingin mudik. Oleh sebab itu warga Karawang diingatkan untuk tidak memaksa mudik. Foto: Jalajah Nusae/adhi

JALAJAHNUSAE.com – Bagi warga yang tinggal di Kabupaten Karawang,Jawa Barat dan berencana mudik sebaiknya ditunda. Aparat kepolisian telah melakukan penyekatan di sejumlah titik.

“Ini demi kebaikan bersama agar mata rantai penularan bisa ditekan dan tidak meluas ke daerah lainnya. Jadi, kami sangat memohon kepada masyarakat agar menahan diri untuk tidak mudik selama pandemi corona,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Karawang Fitra Hergyana di Karawang, Sabtu (25/4/2020).

Menurut Fitra,saat ini virus corona masih terus menyebar ke sejumlah daerah.Oleh karena itu, warga Karawang diingatkan untuk menunda keinginan mudik lebaran tahun 2020 ini. Apalagi beberapa titik sudah tidak mungkin dilewati.

Bagi warga Karawang jika ingin keluar rumah diminta menggunakan masker. Dua pengendara sepeda motor saat melintas di jalan raya Kota Karawang. Foto: Jalajah Nusae/adhi

Ia mencontohkan akses jalan perbatasan antara Karawang-Bekasi, dua arah, sudah ditutup oleh pihak kepolisian sejak Jumat (24/4/2020).

Atas kondisi itu, banyak pemudik atau pengendara yang hendak masuk ke Karawang dari Bekasi atau sebaliknya harus berputar arah kembali.

Sementara itu, hingga Sabtu ini kasus positif COVID-19 di Karawang mencapai 88 orang. Dari jumlah itu, 51 orang di antaranya masih dirawat, enam orang meninggal, dan 31 orang sembuh.

Ia menyebutkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 200 orang yang terdiri atas 78 orang masih dirawat, tujuh orang meninggal, dan 115 orang sembuh.

Selanjutnya, orang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 3.732 orang yang terdiri atas 1.384 orang dalam pemantauan dan 2.348 orang selesai pemantauan.

(adh)