Negeri Di Atas Awan Bisa Membahayakan Pengunjung

oleh -
Akun instagram @seputar_indonesia45 memposting video pengunjung yang berada di sisi tebing yang curam untuk bisa menikmati awan di objek wisata Gunung Luhur,Lebak,Banten. Foto: screenshots

JALAJAHNUSAE.com – Viral wisata negeri di atas awan Gunung Luhur di Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Lebak, Banten dinilai bisa membahayakan pengunjung. Hal ini disebabkan masih belum optimalnya akses jalan menuju ke lokasi.

Daya tampung jalan yang belum di aspal sempurna membuat kemacetan dimana-mana. Terlebih ada beberapa ruas jalan yang disisi kanan-kiri jurang yang curam.

Oleh sebab itu, pemerintah setempat harus segera berupaya membenahi kawasan ini agar bisa lebih nyaman bagi pengunjung.

“Ya, pemda harus fokus,bagaimana objek wisata ini bisa dikelola secara terpadu,” kata Wakil Ketua Kadin Provinsi Banten Ashok Kumar, kemarin.

Seperti diketahui, ribuan pengunjung masih terus  menyambangi Gunung Luhur pada akhir pekan lalu.

Sukmadi, warga setempat yang juga mengelola wisata negeri di atas awan di sana mengatakan bahwa pada akhir pekan kemarin tercatat ada 15 ribu orang yang datang ke kawasan Gunung Luhur.

Tak ayal timbul kemacetan di kawasan tersebut pada hari Sabtu dan Minggu lalu.

“Kemarin banyak banget, sangat banyak, kayak dibom kita. Pengunjung datang mendadak, korban viral kita,” katanya, Senin (23/9/2019).

Sebelum viral, pengunjung ke kawasan negeri di atas awan Gunung Luhur tidak pernah sebanyak itu. Akibatnya, timbul kemacetan sekitar 7 kilometer dari akses menuju Gunung Luhur.

Akses jalan negeri di atas awan Gunung Luhur memang sudah dipoles tetapi belum seluruhnya. Kepadatan pengunjung yang berdampak pada kemacetan juga berimbas kepada aktivitas warga karena bersinggungan dengan akses jalan umum yang dipakai sehari-hari.

“Jadi mereka (pengunjung) maksa sendiri. Posisinya sudah kita kasih arahan nggak mau denger, apa mau dikata. Di atas penuh, di atas mau ditutup nggak bisa karena itu jalan umum jalan provinsi,” ucap Sukmadi.