Destinasi Agrowisata Gunung Mas dan Taman Buah Mekarsari Segera Buka Kembali

by -
Para wisatawan saat menikmati keindahan perkebunan teh di Agrowisata Wisata Gunung Mas, Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor. (Foto:IG-@Foto profil rohhmachh_29 rohhmachh_29)

BOGOR, Jalajahnusae.com – Dua objek wisata favorit di Kabupaten Bogor, Jawa Barat Agrowisata Gunung Mas, Puncak Cisarua Bogor dan Taman Buah Mekarsari Cileungsi segera dibuka kembali.

Untuk Agrowisata Gunung Mas Puncak rencananya kembali beroperasi pada awal Februari 2021 mendadatang.

Sementara Taman Buah Mekarsari bisa kembali dikunjungi setelah manajemen memastikan semua benar-benar dalam kondisi aman dari virus corona.

“Mudah-mudahan awal Februari mendatang kita sudah bisa beroperasi kembali. Saat ini kami sedang melakukan persiapan dan pembenahan akibat bencana banjir beberapa waktu lalu,” kata General Manager Agrowisata Gunung Mas Hikmat Eka Karyadi ketika dihubungi Jalajahnusae.com, Minggu petang (24/01/2021).

Sementara itu, pihak tempat wisata Taman Buah Mekarsari kembali menegaskan bahwa mereka tidak tutup permanen melainkan hanya sementara.

“Wisata Taman Buah Mekarsari hanya ditutup sementara untuk bantu mencegah penyebaran Covid-19 dan akan beroperasi kembali setelah kita semua dapat beraktivitas dengan aman,” tulis akun Instagram @mekarsari_fruitgarden dalam kolom komentar salah satu unggahan.

Akun resmi tempat wisata tersebut melanjutkan, pembukaan kembali tempat wisata yang berlokasi di Cileungsi, Bogor tersebut sangat bergantung pada perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Semoga pandemi di Indonesia dapat segera berakhir dan masyarakat dapat kembali dapat berwisata di Taman Buah Mekarsari dengan aman dan nyaman #tetapsehat,” tulisnya.

Adapun, tempat wisata tersebut sudah menutup kunjungan wisata sejak 1 Januari 2021 hingga waktu yang belum ditentukan.

Hal tersebut diamini oleh Marketing Communication Taman Buah Mekarsari, Firman Setiawan, sebagaimana dilansir Kompas, Kamis (17/12/2020).

“(Penutupan) berkenaan dengan Covid-19 yang berkepanjangan dan untuk mengantisipasi penyebarannya,” tuturnya.