DPD PUTRI Bali Usulkan Stimulus Percepatan Pemulihan Pariwisata

oleh -
Ketua DPD PUTRI Bali I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha (Gung In). (Foto:Ist)

JALAJAHNUSAE.Com, Bali – Dewan Pengurus Daerah Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (DPD PUTRI) Bali mengusulkan agar pemerintah memberikan stimulus kepada asosiasi pariwisata dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak pandemi.

“Kami mengapresiasi kesigapan pemerintah provinsi Bali dalam menangulangi penyebaran COVID-19 yang sangat tidak mudah di lakukan. Saya tadi sempat mengusulkan juga dalam rapat bersama Pak Gubernur dan wakil agar ada stimulus,” kata Ketua DPD PUTRI Bali I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha (Gung In) kepada Jalajahnusae.com, Sabtu malam (22/8/2020).

Menurut Gung Ing, suntikan dana sangat diperlukan agar dapat melakukan program pemulihan atau bantuan untuk masyarakat yangg terdampak secara ekonomi, khususnya bagi pekerja atau pelaku pariwisata.

Pemda Bali bisa mengambil langkah-langkah atau kebijakan berkolaborasi dengan  pemerintah pusat seperti halnya yang dilakukan Pemda DKI Jakarta.

Seperti diketahui, dampak pandemi COVID-19 terhadap perekonomian Bali telah mulai dirasakan yaitu; lumpuhnya pariwisata, penurunan omset penjualan UMKM dan Koperasi, penurunan penjualan produk pertanian dan industri kerajinan rakyat.

Dampak lanjutannya, pertumbuhan ekonomi Bali mengalami kontraksi (pertumbuhan negatif), pada Triwulan I sebesar -1,14% dan pada Triwulan II sebesar -10,98%.

Para pekerja di sektor formal usaha jasa pariwisata juga mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 2.667 orang dan yang sudah dirumahkan sebanyak 73.631 orang.

Ditambahkan Gung In, bahwa dalam rapat dengan seluruh stakeholder pariwisata di Bali, kemarin, telah disepakati perlunya dilakukan dua hal secara bersamaan yaitu: pertama, penanganan COVID-19 dilaksanakan dengan semakin baik, mengingat sampai saat ini belum ditemukan vaksin dan obat untuk menyembuhkan orang yang terjangkit COVID-19.

Dan; kedua, melakukan aktivitas dan berbagai upaya dalam rangka pemulihan perekonomian demi keberlangsungan kehidupan masyarakat.

“Dalam point terakhir ini, tentu dibutuhkan suntikan dana bagi asosiasi pariwisata untuk ikut mendorong percepatan pemulihan ekonomi,” katanya. (adh)