Soal Polemik Travel Umroh,Ini Jawaban Menteri Kominfo Rudiantara

oleh -
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta mempertanyakan maksud dari ditekennya nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding yang menggandeng Traveloka dan Tokopedia untuk travel umroh. Foto: dok dpr ri

JALAJAH NUSAE – Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara akhirnya memberikan alasan soal dua unicorn (Traveloka dan Tokopedia) yang digadang-gadang masuk dalam bisnis travel umroh.

Menurut pria kelahiran Bogor 60 tahun lalu itu bahwa Traveloka dan Tokopedia tidak akan menjadi penyelenggara ibadah umrah seperti yang dikenal sekarang ini.

“Mei lalu saya sudah melaporkan kepada Kementerian Agama tentang recana ini. MoU itu tidak akan ditandatangani kalau tidak diteliti juga oleh Kementerian Luar Negeri,” demikian dikemukakan Rudiantara seperti dilansir situs www.dpr.go.id, Selasa (23/7/2019).

Komisi I Kerja Komisi I DPR RI dengan Menkominfo di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (22/7/2019).

Lebih lanjut, Rudiantara mengatakan, Pemerintah Arab Saudi memiliki daya tawar atau bargaining core yang lebih tinggi dibanding Pemerintah Indonesia.

Baca Juga: Kementerian Agama “Tutup” Keinginan Traveloka Dan Tokopedia Masuk Travel Haji

“Justru bagaimana caranya kita baik-baikin mereka agar kita ini bisa masuk duluan. Jujur saya katakan, saya ingin secure 10 tahun ke depan. Visi mereka meningkatkan umrah dari 10 juta menjadi 30 juta, salah satunya melalui visi digital. Mereka akan membuat proses bisnis yang baru, saya tidak ingin Indonesia hanya menjadi pasar,” jelas Rudiantara.