The Great Asia Afrika Juga Memiliki Lorong Kuliner Yang Unik

oleh -
Spot istagramable bangunan Jepang di The Great Asia Afrika Lembang menjadi tujuan favorit para wisatawan. Seperti yang terlihat pada,Sabtu (21/12/2019) kemarin. Foto: Jalajah Nusae/adhi

JALAJAHNUSAE.com – Mengelilingi The Great Asia Afrika di Lembang rasanya kurang puas jika hanya mengitari 7 spot selfie tujuh negara yang ada di dua benua, Asia dan Afrika.

Taukah kalian, ternyata di objek wisata yang selalu ramai pengunjung ini juga memiliki spot menarik lainnya yakni lorong kuliner.

Berada di sebelah kiri pintu masuk, pengunjung sebelum turun ke lokasi tujuh negara bisa terlebih dulu mencipi aneka ragam kuliner. Mulai dari yang oriental, seperti dari Jepang,China,Timur Tengah bahkan Indonesia sendiri.

“Selama ini banyak yang tau dari medsos, kalau Great Asia Afrika itu hanya spot 7 negara itu. Padahal kalau sudah masuk ke dalam, spot kulinernya juga menarik. Termasuk masakan dan oleh-oleh yang tersedia cukup beragam,” kata Intania Setiati  Corporate Secretary & PR The Great Asia Afrika, kepada Jalajahnusae.com,Sabtu (21/12/2019).

Kawasan kuliner di The Great Asia Afrika ini juga memiliki spot foto yang menarik dengan corak bangunan yang warna-warni. Foto:Jalajah Nusae/adhi

Jalajahnusae yang berkesempatan mengelilingi kawasan kuliner melihat banyak pengunjung yang memanfaatkan ornamen gedung untuk berswafoto. Ada toko kue kering Khoe Pek Goan,Macau Delight hingga rumah makan padang yang berada di ketinggian.

“Jadi sambil menikmati makanan, pengunjung bisa melihat pemandangan di sekitar. Dari sini juga bisa ambil foto dengan latar belakang bangunan 7 negara,” kata Intan.

Di tempat ini, pengunjung memang dihadirkan berbagai kebudayaan dan bangunan di kedua benua. Pemandangan alam sekitarnya yang indah menambah nilai tambah untuk swafoto.

Berwisata memang tak jauh-jauh dari urusan perut. Di Great Asia Afrika pengunjung tak perlu khawatir soal makan. Selain harganya wajar juga banyak pilihan.

Beragam buah tangan yang dijual The Great Asia Afrika. Foto: adhi

Diantaranya ada nasi liwet dari Indonesia, takoyaki dari Jepang, kimchi dari Korea, kopi Turki, dan satai Afrika. Harga yang dipatok untuk menikmati kuliner tersebut berkisar dari Rp35ribu-50ribu.

Selesai kuliner bisa langsung menyewa baju adat dari beberapa negara, seperti Jepang, Korea, dan India, agar lebih maksimal merasakan sensasi berkelana di Asia.

Biaya penyewaan kostum variatif, biaya untuk menyewa kimono adalah Rp75ribu, hanbok Rp50 ribu, dan busana tradisional India Rp85 ribu. Harga sewa itu berlaku untuk dipakai selama satu jam.

Tiket masuk Rp. 50.000 per orang sudah bisa menikmati se-isi kawasan Great Asia Afrika. Memang ada yang berbayar yakni jika kita ingin menggunakan lift atau pengunjung menyebutnya Gondola.

Foto: adhi

“Gondola ini, sebetulnya kita prioritaskan buat ibu hamil,orangtua dan mereka yang memang tidak kuat untuk jalan terlalu menanjak,” kata Intan.

Menempati area seluas 5 hektar, tempat wisata ini dibangun pada awal Januari 2019 dan mulai beroperasi pada 22 November 2019. Dalam tahap soft opening, The Great Asia Afrika memberikan promo sebesar 50 persen untuk tiket masuk yang tadinya seharga Rp.50ribu.

“Selama promo waktu itu, pengunjung sangat membludak. Memang jadi agak kurang nyaman ya buat pengunjung. Nah, setelah harga kita kembalikan normal ada filter, jadi lebih enjoyed,” ujar Intan.

Oh ya, buat kalian yang baru pertama ingin ke Great Asia Afrika dari luar Kota Bandung  diakses dari arah  Dekat Bandara Husein Sastranegara jaraknya 12 KM.

Foto: adhi

Atau kalau dari stasiun Bandung sejauh 11 KM. Bisa juga dari Terminal Leuwi Panjang dengan jarak 15 KM.

Ini jarak tempuh normal. Tapi jika dalam kondisi macet, bisa lebih lama sampai ke lokasi. Bagi yang dari Jakarta dan sekitarnya sebaiknya mengambil rute Tol Cipali dan keluar tol Subang.

Sepanjang jalan menuju Great Asia Afrika kalian akan disuguhi pemandangan alam yang menarik. Bahkan bisa mampir terlebih dahulu di Taman Rekreasi Air Panas, Sari Ater Hotel & Resort. Setelah bugar kembali, bolehlah melanjutkan perjalanan.

(adh)