Pentingnya Peran Penjamah Makanan Untuk Membangun Kepercayaan Tamu

oleh -
Wakil Ketua PHRI Jawa Barat Deri Septiadi (kiri) ketika memberikan sambutan dalam pembukaan Pelatihan Penjamah Makanan dan Minuman,Kamis (20/2/2020) di Hotel Kedaton Bandung. Foto: Ist

JALAJAHNUSAE.com – Peran penjamah makanan sangat penting karena merupakan salah satu faktor dalam penyediaan makanan dan minuman yang harus memenuhi syarat. Begitu pun,higiene perorangan dan perilaku sehat penjamah makanan harus diperhatikan.

“Seorang penjamah makanan harus berpedoman bahwa sanitasi lingkungan merupakan pandangan hidupnya serta menyadari akan pentingnya sanitasi makanan,” demikian disampaikan Wakil Ketua PHRI Jawa Barat Deri Septiadi, Kamis (20/2/2020) saat membuka  Pelatihan Penjamah Makanan “Hygine dan Sanitasi” di Kedaton Hotel Bandung.

Kegiatan yang digelar PHRI Jawa Barat ini dipandang penting untuk menambah pengetahuan, pergaulan, wawasan dan menumbuhkan  kesadaran perlunya  penerapan standar hygine dan sanitasi. Khususnya, di industri perhotelan dan restoran.

“Saya berharap dengan mengikuti pelatihan ini, para peserta nantinya dapat menerapkan ilmu yang didapat di tempat pekerjaan masing-masing,khususnya di area dapur dan restoran. Sehingga kedepannya bisa menjadi jaminan dan kepercayaan untuk para tamu,” tambah Deri yang juga Direktur Restoran Sindangreret ini.

Pelatihan kemarin dimulai dengan pre-test. Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, diwakili dr Sony Adam yang memberikan Perundang Undangan Hygene dan Sanitasi.

Dilanjutkan dengan materi Struktur dan Tata Letak Dapur oleh Rio Purbadianto, Pemeliharaan Lingkungan, Pengendalian Seranga dan Tikus oleh  Dikdik Mahmuddin, ST,Prinsip Hygine Sanitasi Makanan dan Minuman oleh Siti Widianingrum, Pengawetan dan Tambahan Makanan oleh Ibu Yulianingsih,Bahan Pencemar Terhadap Makanan oleh Ibu Ni Luh Widyastuti, dan materi terakhir adalah Penyakit Bawaan Makanan Ibu Winda.

Hanif Ahmad (pastry kitchen) dan Thia Anastasia Rizky (cold kitchen) dari el Hotel Royale Bandung menyatakan pelatihan seperti ini sangat penting untuk menambah wawasan,pengetahuan dan meningkatkan skill dalam mempersiapkan makanan dan minum berstandar higienis.

(adh)