Arus Mudik Natal dan Tahun Baru di Babel Diprediksi Meningkat

oleh -
Tugu Batu Satam di Kota Tanjung Pandang,Kabupaten Belitung Provinsi Bangka-Belitung bisanya akan menjadi pusat perayaan tahun baru. Foto: Jalajah Nusae/adhi

JALAJANUSAE.com – Libur Natal dan Tahun baru tinggal menunggu hari. Biasanya, tradisi mudik pun akan terjadi. Salah satunya mereka yang memilih jalur darat di Kepulauan Bangka Belitung diperkirakan akan meningkat dibanding tahun lalu.

Kepala Dinas Perhubungan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung KA Tajuddin mengatakan, beberapa faktor menjadi pertimbangan pemudik lebih memilih menggunakan jalur darat ketimbang udara.

“Jalur Tol Palembang-Lampung telah dibuka. Sehingga pemudik dari Jakarta semakin dimudahkan lewat jalur darat,” kata Tajuddin seusai apel gelar pasukan di Pangkal Pinang, Kamis (19/12/2019).

Dia menuturkan, waktu tempuh jalur darat semakin singkat jika melewati jalan tol.

Selain itu, pemudik mempertimbangkan ongkos yang jauh lebih murah jika dibandingkan  menggunakan pesawat.

“Kalau bawa keluarga, biaya jadi pertimbangan juga. Ini mengapa jalur darat jadi pilihan,” ujar dia.

Dijelaskan Tajuddin, sebagai konsekuensi penggunaan jalur darat, arus penyeberangan dari Tanjung Siapi-Api Palembang ke Muntok, Bangka Barat, diprediksi juga ikut meningkat.

Pemerintah daerah, kata Tajuddin, telah berkoordinasi dengan pengelola pelabuhan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang.

“Kapal penyeberangan bisa bertambah dari 7 sampai 10 kapal nantinya,” tuturnya.

Dia mengimbau, selama momen natal dan tahun baru masyarakat tetap berhati-hati dengan menggunakan standar keselamatan saat berkendara maupun ketika berada di objek wisata.

“Utamakan keselamatan, semoga sampai di tempat tujuan,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie menyatakan sejauh ini pergerakan arus mudik di Belitung masih stabil.

“Belum ada pengaruh, masih stabil,” kata Isyak kepada Jalajahnusae.com, hari ini.

Nah, bagi kalian yang ingin mudik Natal dan Tahun Baru jangan lupa perhatikan kondisi cuaca dan perlengkapan selama dalam perjalanan.

(adh/kom)