Mantan Menteri Pariwisata I Gede Ardika Meninggal Dunia

by -
I Gede Ardika, mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata di era Presiden Abdurrahman Wahid dan Megawati meninggal dunia, Sabtu (20/02/2021). (Foto: bisniswisata)

Bandung, Jalajahnusae.com – Mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata I Gede Ardika dikabarkan meninggal dunia, Sabtu (20/02/2021).

Belum ada informasi lebih rinci soal penyebab wafatnya Ardika. Namun Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa membenarkan kabar duka tersebut.

“Nggih. Untuk informasi  lebih lanjut nanti bisa hubungi Prof Pitana ya,” kata Putu kepada Jalajahnusae.com pagi ini.

Biografi Ardika

Lahir di Singaraja, Bali 15 Februari 1945, Ardika merupakan putra pasangan I Made Arka dan Ni Made Sandat.

Awal  masuk perguruan tinggi,  Ardika   menempuh pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung.

Namun akibat kurangnya dana, darah seni yang mengalir deras di tubuhnya terpaksa mengalah dengan kondisi ekonomi dan Ardika terpaksa berhenti kuliah.

Untungnya, kekurangan ini tidak lantas membuat Ardika  menyerah pada nasib, sebaliknya ia memilih garis nasib baru dengan berpindah sekolah pada Akademi Perhotelan Bandung.

Bermodal keseriusan dan ketekunan dalam belajar, Ardika berhasil menyelesaikan kuliah pada 1967 dengan predikat sangat memuaskan sekaligus menarik pihak akademi untuk mengangkatnya sebagai asisten dosen.

Selama masa asistensi ini, Ardika banyak memanfaatkan waktu luang untuk mempelajari Bahasa Inggris dan Perancis.

Merasa cukup bekal untuk melanjutkan impian seninya, Ardika mendaftar untuk kedua kalinya di Fakultas Seni Rupa ITB.

Akan tetapi belum juga niatan tersebut kesampaian, impian untuk mengenyam pendidikan di universitas idaman kembali urung dilakoni.

Hanya saja, kondisi kali ini lebih didasari kelebihan daripada kekurangan: Gede Ardika termasuk salah satu penerima beasiswa pemerintah untuk melanjutkan pendidikan manajemen perhotelan pada Institut Internasional Glion, Swiss.

Sepulang dari negara tersebut, Ardika langsung dipasang sebagai Kepala Seksi Pengajaran sekaligus dosen mata kuliah Housekeeping serta pendamping tenaga ahli dari Swiss di Akademi Perhotelan Nasional (APN).

Berawal dari sini, karir suami Indriati ini beranjak naik khususnya setelah ia dilirik pemerintah pusat dan dipercaya mengampu jabatan sebagai Pelaksana harian Kepala Sub-Direktorat Perhotelan dan Penginapan, Ditjen Pariwisata Indonesia.

Ardika mencapai puncak pada masa pemerintahan mantan Presiden Abdurrachman Wahid  yang mempercayai keluasan pengetahuan dan pengalaman Ardika sebagai Menteri Kebudayaan dan Pariwisata dalam jajaran kabinet Gus Dur.

Kinerja dan pengalaman Gede Ardika juga menumbuhkan kepercayaan yang sama pada mantan Presiden Megawati Soekarnoputri untuk memilih Ardika kembali menduduki posisi yang sama dalam jajaran kementerian kabinet Mega. (adh)