Menko PMK Effendy Minta Bantuan Bencana Banjir Puncak Segera Disalurkan

by -
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat memberikan penjelasan saat meninjau lokasi banjri Puncak Cisarua di di Wisma Affandi Agrowisata N8, Rabu (20/01/2021). (Foto: Ist)

BOGOR, Jalajahnusae.com – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy didampingi Bupati Bogor, Ade Yasin meninjau lokasi pengungsian banjir bandang Gunung Mas Puncak, Cisarua, Rabu (20/01/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Effendy menekankan agar  penanganan terhadap korban segera dilakukan. Ia juga meminta agar bantuan segera diberikan, baik oleh instansi terakir atau pun sumbangan yang berasal dari swasta.

Baca Juga: Rumah Karyawan Diterjang Banjir, Agrowisata Gunung Mas Tutup Sementara

“Pak Menko Effendy juga meminta supaya semua tetap menjaga protokol kesehatan,” kata General Manager Agrowisata Gunung Mas Hikmah Eka Karyadi kepada Jalajahnusae.com.

Sementara itu satuan tugas  Badan Penanggulagan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor melaporkan bahwa  akibat banjir bandang yang terjadi pada Selasa pagi (19/01/2021) menyebabkan kerusakan terhadap 2 rumah emplacement Gunung Mas Blok C dan 1 warung, 2 rumah di empalsement Gunung Mas Rawadulang, 1 jembatan hanyut terbawa air serta 2 jembatan mengalami kerusakan.

Satuan Tugas BPBD Kabupaten Bogor saat menjelaskan kerusakan yang dialami akibat banjir badang di Gunung Mas, Puncak, Cisarua. (Foto:Ist)

Akses jalan penghubung ke emplacement rawadulang rusak berat, fasilitas agrowisata Camping Graound rusak dan terendam lumpur serta 3 toilet umum ikut hanyut terbawa air.

Jumlah para korban yang diungsikan saat ini masing-masing:

  1. Pondokan Gunung Mas 40 KK (213 jiwa) dengan rincian dewasa 179 dan balita 34
  2. Rawa Dulang 8 KK (30 jiwa) 24 dewasa, 6 balita
  3. Crohami 2 KK (15 jiwa), 10 dewasa, 5 balita
  4. Kampung Pensiunan 111 KK (416 jiwa)

Total korban becana banjir yang terdata mencapai 161 KK, 674 jiwa, 213 dewasa dan 45 balita. (adh)