PSBB Jakarta Mulai Berdampak pada Restoran Dine-in, Ada Yang Pilih Tutup

oleh -
Salah satu restoran The Dutch di Jakarta yang merupakan jaringan Union Group kini cukup merasakan dari dampak penerapan PSBB Total DKI Jakarta. (Foto:IG-@Foto profil thedutchjakarta thedutchjakarta)

JAKARTA, Jalajahnusae.com – Penerapan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta  mulai dirasakan dampaknya oleh pelaku usaha. Salah satunya bagi mereka yang bergerak di café atau restoran.

Meski, pusat perbelanjaan (mal) boleh buka namun aturan konsumen makan ditempat  dilarang. Justru, di mal-mal selama ini marketnya adalah mereka yang memang ingin memilih dine-in.

Akibat keputusan Pemprov DKI Jakarta memberlakukan PSBB total tersebut, salah satu perusahaan yang bergerak di bidang restoran, Union Group memilih tutup.

Marketing & Public Relations Director Union Group Jennifer Karjadi mengatakan, akibat PSBB ini dampak yang dirasakan perusahaan sebagai pengusaha jasa makanan & minuman cukup signifikan.

Terlebih aturan sekarang memperbolehkan pusat perbelanjaan (mall) beroperasi, namun restoran hanya diperkenankan melayani take away.

“Kebiasaan market terutama pelanggan-pelanggan restoran kami untuk makan di restoran bukan untuk dibawa pulang,” kata sebagaimana dilansir Kontan, Jumat (18/9)/2020.