Wah, Jalan Baru Desa Tegalpingen Bakal Dijadikan Spot Paralayang!

by -
Ilustrasi Paralayang

Jalajahnusae.com – Jajaran bukit dan hamparan sawah yang luas di lokasi program Tentara Manunggaling Mebangun Desa (TMMD) Tegalpingen, Jawa Tengah, digadang-gaadang bakal menjadi potensi spot olahraga paralayang.

Paralayang adalah olahraga terbang menggunakan parasut kain. Cara lepas landasnya menggunakan kaki. Olahraga ini bertujuan untuk rekreasi atau kompetisi.

Olahraga paralayang dilakukan dengan cara lepas landas dari atas lereng bukit atau gunung dengan memanfaatkan angin.

Angin yang dipergunakan sebagai motor utama daya angkat yang membuat parasut ini melayang tinggi di angkasa terdiri dari dua macam, yakni angin naik yang menabrak lereng (dynamic lift) dan angin naik yang disebabkan karena thermal (thermal lift).

Dengan memanfaatkan kedua sumber angin tersebut maka penerbang paralayang dapat terbang sangat tinggi hingga mencapai jarak yang jauh.

Hal yang menarik adalah bahwa semua yang dilakukan itu tanpa menggunakan mesin, hanya semata-mata memanfaatkan angin.

Dan Satgas TMMD Reguler ke-110 Kodim 0702 Purbalingga, Letkol Inf Decky Zulhas mengatakan bahwa area bukit dan sawah yang ada di kanan dan kiri jalan sangat cocok untuk dijadikan spot olahraga paralayang.

Hal tersebut disampaikannya saat menyusuri jalan baru penghubung Desa Tumanggal dan Desa Tegalpingen. Jalan tersebut sedang dilakukan pebangunan melalui program TMMD, pada Kamis (18/3/2021).

“Kita akan komunikasikan dengan Persatuan Layang Gantung Indonsia (PLGI) yang berada di bawah naungan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) dan TNI AU Lanud JBS agar dapat memanfaatkan potensi ini,” terangnya dilansir Jalajahnusae.com dari Tribunbanyumas.com.

Dirinya juga berharap program ini dapat meningkatkan nilai pariwisata juga kesejahteraan masyarakat Desa Tumanggal dan sekitarnya. (JV/TSS)