Masjid “Ridwan Kamil” Bakal Berdiri Megah Di Banyumas

oleh -
Masjid Seribu Bulan Sabit di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang desainnya dirancang oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto:IG-@ridwankamil)

BANDUNG, Jalajahnusae.com – Masyarakat Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah tak lama lagi akan memiliki masjid megah. Bangunan tempat ibadah umat muslim ini bahkan digadang-gadang sebagai masjid terbesar di Indonesia.

Tentu, masjid tersebut nantinya tak sekedar sebagai aktivitas peribadatan saja, namun juga menjadi ikon baru pariwisata  di Purwokerto.

Istimewanya lagi, desain  arsitektur dirancang langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Kebetulan sang bupati Banyumas Ahcmad Husein merupakan kakak kelas ketika sama-sama kuliah di Intitut Teknologi Bandung (ITB).

“Hari ini saya bertamu ke rumah Dinas Gubernur Jawa Barat Bapak Ridwan Kamil yang kebetulan adalah adik kelas saya di ITB. Beliau itu yang mendesain Masjid Akbar di Purwokerto,” tutur Bupati Banyumas Ahcmad Husein melalui akun Istagramnya @ir_achmadhusein.

Foto: (IG-@ridwankamil)

Peletakan batu pertama masjid ini rencanannya akan dilakukan pada Maret 2021 dan Ridwan Kamil menyatakan bersedia untuk hadir mendampingi Gubernur Ganjar Pranowo.

Memang ada pertimbangan tersendiri kenapa Ridwan Kamil bersedia merancang masjid di wilayah Provinsi Jawa Tengah, yang bukan menjadi administrasi kekuasannya.

“Saya sudah lama enggak mendesain lagi, kecuali masjid. Makanya ketika Pak Bupati Banyumas meminta bantuan, dengan senang hati saya mendesain masjid dengan gagasan seribu bulan sabit,” tutur Ridwan Kamil dalam postingan Instagram @ir_achmadhusein tersebut.

Selain karena adanya pertalian erat sesama almumni ITB, Ridwan Kamil tergerak untuk membuat desain arsitektur Masjid Agung Banyumas karena dorongan spiritual.

Bupati Banyumas Achmad Husein (kiri) saat menyimak penjelasan Ridwan Kamil soal desain Masjid Seribu Bulan Sabit. (Foto:IG-@ridwankamil)

Ridwan kamil adalah lulusan teknik arsitektur ITB (Institut Teknologi Bandung) 1995. Sementara Achmad Husein yang usianya lebih tua 20 tahu darinya adalah jebolan teknik Sipil ITB. Achmad Husein masuk ITB 1979 saat Ridwan Kamil masih berusia 9 tahun.

Walau beda angkatan dan jurusan, kolaborasi Ridwan Kamil-Achmad Husein terjalin saat Pandemi Covid-19. Ridwan Kamil banyak memberikan bantuan alat rapid test kepada Bupati Banyumas Achmad Husein.

Rupanya kolaborasi itu berlanjut di proyek pembangunan Masjid Agung Purwokerto, kota ikonik Kabupaten Banyumas.

Simak postingan kolaborasi @ridwankamil dengan @ir_achmadhusein di proyek Masjid Agung Purwokerto berikut ini.

Menurut Purwokerto.gallery.ssc, masjid agung yang ada saat ini bukan aset Pemkab Banyumas melainkan milik sebuah yasasan, sehingga Banyumas dinilai wajib memiliki masjid agung yang menjadi aset pemkab.

“Rencana pembangunan masjid ini sudah lama, mungkin sudah 5 tahun lalu dan dana yang digunakan untuk membangun adalah hibah dari kerajaan Saudi Arabia yang dulu pernah diberitakan.

Mengapa Purwokerto perlu dibangun Masjid Raya yang dikelola Pemkab Banyumas ? Karena masjid agung saat ini bukan di bawah Pemkab Banyumas tapi yayasan,” tutur postingan akun Facebook itu Mei 2020. (adh)