Usulan KEK Batam Strategi Jitu Majukan Pariwisata Kepri

oleh -
Kawasan Resort Kepri Coral di Pulau Pengalap. (Foto Kemenpar)

JALAJAHNUSAE.com – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyebut usulan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam menjadi strategi jitu untuk memajukan pariwisata di Kepulauan Riau (Kepri) dan sekitarnya.

Arief Yahya saat meresmikan kick-off pengusulan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Batam di Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu siang (16/10/2019) menyatakan, usulan pembangunan KEK Batam merupakan langkah yang tepat dalam mengembangkan wisata di Kepri.

“Menjadikan Batam sebagai KEK pariwisata merupakan langkah yang cerdas untuk mempercepat pertumbuhan wisata dan ekonomi Kepri,” ucap Arief Yahya, bersumber dari keterangan pers Kemenpar.

Usulan KEK Pariwisata Batam berasal dari PT. Pulau Bintang Mas. Rencananya, kawasan yang masuk dalam KEK Pariwisata ini adalah Pulau Pengalap dengan luas mencapai 586 hektare.

Kini di Pulau Pengalap sendiri telah berdiri Resort Kepri Coral yang merupakan salah satu destinasi wisata bahari terbaru di sebelah selatan Pulau Batam. Menurut pemilik PT Pulau Bintang Emas Harmanto Tan, rencana pembangunan sesuai masterplan adalah hotel berbintang, residensial, villa, dan ruang terbuka hijau dengan jangka waktu pembangunan selama 20 tahun, dengan investasi mencapai Rp11 triliun. Investasi itu mampu menyerap tenaga kerja sekitar 10 ribu orang.

“Bila rencana ini berjalan lancar, kami optimistis bisa mendatangkan 300 hingga 500 ribu wisman ke Kepri Coral setiap tahunnya,” kata Harmanto Tan.