Mengundang Minum Teh,Cara Taiwan Menggaet Turis Muslim Indonesia

oleh -
Ilustrasi: foto:ig-@venyzamili

JALAJAHNUSAE.com – Taiwan punya cara sendiri menggaet turis Muslim asal Indonesia. Salah satunya dengan mengundang minum teh. Promosi itu begitu gencar dilakukan pemerintah setempat.

“Kami ingin memperkenalkan Taiwan sebagai destinasi wisata ramah Muslim. Salah satu kegiatan wisata yang menarik di sini ialah minum teh Taiwan yang berkualitas baik, organik, tanpa bahan kimia,” ujar Direktur Pusat Informasi Wisata Taiwan, Fanny Low, di Jakarta, Rabu (16/10/2019), seperti yang dikutip dari Antara.

Menurut Fanny, teh Taiwan aman untuk dikonsumsi turis Muslim karena tidak mengandung zat ataupun melibatkan proses yang non-halal.

Wisata kuliner minum teh bisa dinikmati di kota-kota seluruh Taiwan, namun Fanny menyarankan turis yang belum pernah mengunjungi Taiwan sebelumnya untuk pergi ke tiga kota besar utama di sana.

“Kami akan menyarankan wisatawan Indonesia untuk pergi ke ibu kota Taipei di utara, lalu ke Taichung di tengah, dan Kaohsiung di selatan. Ketiganya terletak di tepi barat pulau Taiwan,” kata Fanny.

Ilustrasi: foto:IG-@tehdia.id

Ia menambahkan bahwa di ketiga kota itu turis Muslim dapat dengan mudah menemukan restoran halal dan penginapan yang memiliki ruang ibadah.

Selain minum teh, Fanny menyebut, pasar malam, khususnya yang berada di Taipei, menjadi kegiatan wisata unggulan lain yang patut dicoba dengan adanya empat hingga lima pasar malam yang selalu buka setiap harinya.

Saat ini, Taiwan sedang gencar mempromosikan pariwisata ramah Muslim untuk menggaet lebih banyak wisatawan asal Indonesia, mengingat populasi Muslim Indonesia merupakan yang terbesar di dunia namun angka kunjungan wisata ke pulau itu relatif masih rendah.

Menurut catatan Pusat Informasi Wisata Taiwan, pada tahun 2018 wisatawan Indonesia yang mengunjungi Taiwan berkisar pada angka 53 ribu dari total keseluruhan wisatawan dari seluruh dunia sebanyak 11 juta orang.

(adh/cnn)