Luhut Panjaitan:Pandemi Corona Mendorong Indonesia Lebih Mandiri

oleh -
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Pandjaitan. foto: net

JALAJAHNUSAE.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Pandjaitan mengemukakan pandemi corona (Covid-19) memberikan pengalaman bagi Indonesia agar menjadi lebih mandiri. Apalagi seluruh negara yang terinfeksi Covid-19 saat ini juga lebih memprioritaskan kebutuhan dalam negerinya terlebih dahulu.

Ia mencontohkan,di ranah ketersediaan infrastruktur alat kesehatan (Alkes) seperti alat Polymerase Chain Reaction (PCR) beserta test kit-nya, juga alat pelindung diri (APD) standar untuk petugas medis.

“Kita kemarin kelabakan tuh. Tiba-tiba kita tidak punya alkes. Kita mesti minta sini, minta sana segala macam. Ternyata setelah kejadian ini bikin PCR aja kita bisa buat, tuh. Bikin test kit kita bisa. Bikin APD kita juga bisa, malah mau ekspor,” kata Luhut saat menjadi pembicara dalam acara Bincang Khusus bersama RRI, Jumat (15/5/2020) hingga Sabtu (16/5/2020).

Oleh sebab itu, menurut Luhut, pemerintah tengah terus menyesuaikan diri dengan perkembangan geopolitik dunia yang terus bergejolak akibat Covid-19.

Inilah menurutnya yang melatarbelakangi prioritas pemerintah menggelontorkan Rp34 triliun menyelamatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Berbentuk stimulus kredit dan subsidi bunga untuk sekitar 60 juta rekening UMKM.

Harapannya, perekonomian Indonesia yang 80 persen ditopang konsumsi domestik mampu terjaga, dengan UMKM sebagai salah satu sektornya.

Pemerintah akan terus mendorong UMKM berkembang, memanfaatkan teknologi, dan bertransformasi menjamah platform e-commerce, sehingga target pemerintah menjaga keberlangsungan 70 persen konsumsi domestik di tengah pandemi Covid-19 ikut tercapai.

“Kita kan 270 juta [jumlah penduduk]. Makanya saya tadi bilang deglobalisasi, kita punya market segede ini saja, kita bisa hidup. Tanpa kita mesti ekspor maksud saya, kita bisa cukup hidup. Makanya kita urus UMKM ini untuk terus kita dorong membuka lapangan kerja,” tambahnya.

(adh)