Taman Rekreasi Turun Hingga 17,3 Persen Selama PSBB

oleh -
Taman Bunga Nusantara di Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (Foto:Jalajah Nusae/Adhi)

JAKARTA, Jalajahnusae.com – Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) menyebabkan turunya tingkat kunjungan di taman rekreasi hingga 17, 3 persen. Kondisi yang sama juga dialami di tempat perdagangan ritel sepanjang September 2020.

“Di beberapa daerah, termasuk DKI Jakarta pergerakan atau mobilitas penduduk kembali menurun pada September,” kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (15/10/2020).

Penurunan aktivitas juga terjadi di tempat belanja kebutuhan sehari-hari. Mobilitas di tempat itu turun 2,3 persen dari batas normal.

Begitu juga dengan taman yang turun 10,4 persen dari batas normal, tempat transit turun 36 persen dari batas normal, dan tempat kerja turun 18,9 persen dari batas normal.

Baca Juga: Pengunjung Ke Taman Rekreasi Masih Dibawah 50 Persen

“Di tempat kerja juga karena masih banyak kantor yang menerapkan work from home (WFH),” imbuh Suhariyanto.

Sebaliknya, aktivitas di rumah naik signifikan mencapai 11,8 persen pada September 2020. Ini berarti, sebagian besar masyarakat masih enggan keluar rumah di masa pandemi covid-19.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memberlakukan PSBB total di DKI Jakarta pada 14 September 2020. Ini karena kasus covid-19 di ibu kota belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Baca Juga: Sempat Meningkat, Kunjungan Wisatawan Ke Cibodas Turun 80 Persen

Namun, Anies memutuskan untuk melonggarkan aturan dengan menerapkan PSBB transisi pada 12-25 Oktober 2020. Hal ini diputuskan karena kasus penyebaran covid-19 di DKI Jakarta mulai melambat.

Sejauh ini, data Kementerian Kesehatan menunjukkan jumlah kumulatif kasus positif covid-19 di Indonesia mencapai 344.749 orang per Rabu (14/10/2020).

Angka ini bertambah 4.127 orang dari hari sebelumnya.Dari jumlah tersebut, 267.851 orang dinyatakan sembuh dan 12.156 orang meninggal dunia.

Jumlah pasien sembuh bertambah 4.555 orang dan pasien meninggal dunia naik 129 orang. (*/adh)