Spanyol Berikan Akses Khusus Untuk 10.000 Turis Asal Jerman

oleh -

JALAJAHNUSAE.com –  Spanyol membuka akses wisata untuk sekelompok turis Jerman dalam proyek percobaan untuk membawa 10.000 wisatawan ke Kepulauan Balears.

Para turis ini diajak  untuk mengetahui bagaimana pariwisata bisa bekerja di tengah virus corona.

Puluhan turis yang mengenakan masker, antre di bandara Duesseldorf, Senin pagi (15/6/2020), untuk terbang ke Palma de Mallorca, menguji liburan dengan pembatasan jarak selama dua pekan sebelum Spanyol betul-betul membuka akses.

Hotel-hotel hanya boleh menerima 50 persen kapasitas, dan memasang kamera infra merah di pintu masuk untuk mengecek temperatur tubuh tamu.

Pemerintah membatasi 10.900 jumlah partisipan, tapi hanya sedikit yang merasa khawatir.

“Rasanya akan lebih sepi dari biasanya,” kata seorang turis.

“Tapi menyenangkan karena semua dimulai lagi. Kita bisa liburan lagi.”

Pada Minggu, petugas kebersihan mengelap permukaan dan membersihkan alat makan di meja prasmanan sebuah hotel di Palma de Mallorca, di mana ada penanda baru di lantai yang mengarahkan tamu untuk mengetahui jarak aman satu sama lain ketika bergerak.

Negara-negara di Eropa melonggarkan perbatasan pada Senin seiring menurunnya kasus virus corona, namun Spanyol masih ditutup.

Negara yang jadi salah satu tujuan liburan populer itu mulai menutup akses untuk wisatawan asing pada 14 Maret. Namun pemerintah berada dalam tekanan untuk kembali membuka pariwisata.

(adh/ant)