Percaya Diri,Trump Akan Buka Kembali AS Meski Tanpa Vaksin Corona

oleh -
Gavin Roberts, mengenakan topi polisi ayahnya sambil melihat peti mati ayahnya yang dibungkus bendera. Sang ayah adalah petugas Departemen Kepolisian Glen Ridge Charles Roberts (meninggal) karena terinfeksi virus corona (COVID -19) di Glen Ridge, New Jersey, AS, 14 Mei 2020. Foto:IG-@reuters

JALAJAHNUSAE.com – Tidak ada keraguan sedikitpun, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa ia akan membuka kembali negaranya dengan atau tanpa adanya vaksin virus corona.

Dia menyamakan proses pembuatan vaksin, disebut sebagai Operation Warp Speed, laksana upaya membuat bom nuklir pertama di Perang Dunia II.

Presiden 73 tahun itu menegaskan, meski tanpa vaksin virus corona, publik harus bisa kembali ke kehidupan normal mereka sesegera mungkin.

Dilansir BBC Sabtu (16/5/2020), banyak pakar meragukan serangan terhadap Covid-19 bisa diberlakukan dalam waktu satu tahun.

Apa itu Operation Warp Speed?

Dalam konferensi pers di Rose Garden Gedung Putih Jumat (15/5/2020), Trump menyatakan proyek itu dimulai dengan studi terhadap 14 kandidat vaksin.

Nantinya, uji coba terhaap ke-14 calon obat bagi Covid-19 itu bertujuan untuk mempercepat pengurusan izin dan penelitiannya.