Ganjil-genap Bogor Makan Korban, Karyawan Hotel Mulai Dirumahkan

by -
Wali Kota Bogor, Bima Arya saat mengecek langsung penerapan Ganjil Genap di exit tol Jagorawi pintu Baranangsiang, Minggu (7/2/2021) lalu. (Foto: humas kota bogor)

BOGOR, Jalajahnusae.com – Ini memang pilihan sulit. Antara menjaga kesehatan masyarakat dan memulihkan ekonomi.

Namun, Wali Kota Bogor Bima Arya akhirnya memilih untuk melanjutkan kebijakan ganjil genap pada akhir pekan ini.

Keputusan itu diambil Bima Arya setelah menggelar  rapat bersama dengan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor, Selasa (16/2/2021).

Alhasil, beberapa hotel di Kota Bogor mulai merumahkan karyawannya di luar tanggungan perusahan (unpaid leave).

“Bertepatan dengan keputusan pak Wali Kota, mulai hari ini ada beberapa hotel yang menyampaikan akan mulai merupakan karyawan. Sudah tidak kuat membayar gaji, karena zero income. Tidak ada tamu yang datang menginap,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor, dr Yuno Abeta Lahay kepada Jalajahnusae.com, Selasa (16/02/2021).

Kekhawatiran anjloknya roda perekonomian, terutama di industri pariwisata sebetulnya sudah tersirat dari pernyataan yang disampaikan Wali Kota Bima Arya.

“Namun, tadi juga dilakukan pembahasan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait penurunan di bidang ekonomi, seperti tingkat hunian hotel, rumah makan, dan restoran. Termasuk pasar. Karena itu, kami harus mencari titik temu prokes yang utama tapi ekonomi diperhatikan,” ungkap Bima.