Relaksasi Pariwisata Diperlukan Agar Ekonomi Segera Bangkit

oleh -
Tantan Syurya Santana, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung saat memberikan keterangan pers dihadapan di acara UKW. Foto: (jalajah nusae/adhi)

BANDUNG, Jalajahnusae.com – Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Tantan Syurya Santana mengemukakan bahwa relaksasi untuk industri  perhotelan menjadi sangat penting agar ekonomi kembali bangkit.

Perlu ada strategi khusus dalam bentuk program kerja bersama dari seluruh stakeholder pariwisata dalam upaya pemilihan ekonomi.

“Bidang akomodasi (hotel) dan  restoran di Kota Bandung merupakan sektor yang paling terdampak oleh pandemi corona (Covid-19). Pendapatan turun tajam sehingga secara umum ikut berpengaruh secara signifikan terhadap perolehan pendapatan asli daerah (PAD). Oleh sebab itu, dimasa pemulihan ini pemberian relaksasi bagi sektor hotel dan restoran kami anggap sangat penting,” kata Tantan dalam keterangan pers yang disampaikan dalam  acara Uji Kompetensi Wartawan (UKW) XXXVII di Courtiyard Hotel Bandung, Selasa (15/09/2020).

Menurut Tantan, Pendapatan Asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata selama ini menyumbang cukup besar yakni 780 miliar atau 30 persen dari target Rp 2,4 triliun PAD Kota Bandung.