Masuk Daftar Desa Wisata Spesial, Ini Harapan Kades Lerep

by -
Desa Wisata
Aktivitas Desa Leerep di Kabupaten Semarang. (Foto: republika)

JALAJAHNUSAE.com – Nama Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah sedang bersinar. Desa wisata Lerep ini terletak di kaki Gunung Ungaran.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno menyebut desa ini menjadi satu dari lima desa wisata spesial karena keunikannya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa (Kades) Lerep, Sumaryadi mengungkapkan, penilaian Menparekraf tersebut menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi pengelolaan Desa Wisata Lerep.

Dirinya mengaku kaget saat membaca kabar dari Menparekraf, lalu namanya telah dilansir di berbagai media nasional.

Pasalnya, saat berkunjung ke desa tersebut, Menparekraf disuguhkan beberapa budaya yang ada di desa Lerep.

“Namun, menurut menparekraf, keunikan yang ada di Desa wisata Lerep sudah layak disejajarkan dengan Desa Adat Penglipuran di Bali atau Desa Adat Sade, di Lombok,” kata Sumaryadi, dilansir Jalajahnusae dari Republika.

Salah satu yang menarik perhatian adalah pengolahan produksi pertanian menjadi kuliner ramah lingkungan.

” Termasuk menyediakan jajanan sehat dengan mengunggulkan bahan-bahan organik dan meniadakan bahan-bahan unorganik dan sebagainya, ternyata dinilai menparekraf sebagai keunikan sekaligus juga kekuatan yang dimiliki oleh Desa wisata Lerep,” lanjutnya.

Apresiasi dari Menparekraf menjadi motivasi lebih bagi pemerintah desa Lerep dan seluruh jajaran pengelola desa wisata tersebut, lanjut Sumaryadi guna terus mengembangkan pengembangan desa ramah lingkungannya.

Hal ini diharapkan menjadi peluang bagi desa tersebut untuk pulih dari penurunan ekonomi akibat pandemi, seperti yang dijanjikan Sandiaga.

“Makanya, kami bersyukur dan ini tentu akan menjadi motivasi bagi kami, untuk mempertahankan pengelolaan serta keberlangsungan Desa Wisata Lerep yang mampu menjadi pengungkit perekonomoan masyarakat di desa kami dan desa wisata unggulan di Kabupaten Semarang,” papar Sumaryadi. (***)