Pantai Wakatobi Terkena Abrasi, Sejumlah Fasilitas Wisata Rusak

by -
Foto ilustrasi badai - sumber: hipwee.com

WAKATOBI, Jalajahnusae.com – Wisata Pantai Cemara di Desa Waha, Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara mengalami abrasi karena gelombang pasang air laut. Sejumlah lokasi tempat pengunjung di tepi Pantai Cemara pun terkena dampaknya.

Abrasi yang merusak beberapa fasilitas wisata ini diakibatkan oleh kondisi cuaca yang buruk dan tingginya gelombang pasang air laut. Dilansir dari kompas.com, La Dara, salah satu pengelola tempat wisata mengatakan bahwa biasanya imbas abrasi tidak separah ini. Ia mengaku, terakhir dirinya memeriksa lahan pantai terkikis hingga dua meter.

“Ini bisa hancur. Kita minta tolong bagaimana caranya bisa dicarikan (jalan keluarnya). Jelas berpengaruh dengan jumlah pengunjung ini ada penurunan sekitar 20 persen,” ucap La Dara seperti yang dilansir Jalajahnusae.com dari Kompas.

Dirinya juga melanjutkan bahwa abrasi ini diperparah oleh pembangunan jembatan di tepi pantai wisata. Selain lahan pantai yang terkikis, abrasi juga merusak beberapa fasilitas wisata seperti ayunan dan gazebo.

Berdasarkan rilis resmi BMKG, Senin (15/2), pola angin di wilayah Indonesia bagian utara pada umumnya bergerak dari Barat Laut-Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5-35 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Barat Daya-Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot.

Kondisi tersebut mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang setinggi 1.25 – 2.50 M (sedang) di beberapa perairan laut Indonesia. BMKG pun mengimbau untuk masyarakat yang beraktifitas di laut maupun pantai agar masyarakat terus berhati-hati. (JV/TSS)