Toba Caldera Resort Dikembangkan Seperti Nusa Dua Bali

oleh -
Peresmian Toba Caldera Resort, Senin, (14/10/19). (Foto Kemenpar)

JALAJAHNUSAE.com – Destinasi Super Prioritas Danau Toba, Sumatera Utara, kini memiliki daya tarik wisata baru bernama kawasan Toba Caldera Resort. Kawasan baru seluas total 386,72 Ha itu, akan dikembangkan seperti Kawasan Pariwisata Nusa Dua Bali.

Toba Caldera Resort ini pun baru diresmikan Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) pada Senin (14/10/2019). Peresmian dipimpin langsung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan didampingi Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Direktur Utama BOPDT Arie Prasetyo, serta aparatur pemerintah 8 Kabupaten di Kawasan Danau Toba.

Adapun sebelum menuju kawasan “Toba Caldera Resort”, tiga Menteri Kabinet Kerja ini meninjau langsung pembangunan akses jalan baru menuju Sigapiton, Ajibata, Toba Samosir.

Dalam sambutannya yang dikutip dari laman FB Kemenpar, Menko Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan rasa terima kasih yang besar atas keterlibatan dan komitmen berbagai pihak dalam membangun kawasan wisata di sekitar Danau Toba sehingga berjalan sesuai target.

Menko Luhut Binsar Pandjaitan juga menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo, agar pembangunan kawasan wisata tersebut jangan sampai mengorbankan satu kampung pun.

Dalam kesempatan yang sama, Menpar Arief Yahya sangat menyambut baik hadirnya Toba Caldera Resort, karena semakin mempertegas Danau Toba sebagai destinasi super prioritas.

“Sebagai destinasi super prioritas, Danau Toba membutuhkan 3A yang kuat. Atraksi, akses, dan amenitas harus bagus. Dengan hadirnya Toba Caldera Resort, wisatawan memiliki pilihan amenitas dan atraksi. Kita berharap BOPDT terus melakukan terobosan,” ungkap Arief dikutip dari laman medanheadlines.com.

Selain itu, Arief Yahya juga mendorong para bupati untuk menggunakan momentum Groundbreaking “Toba Caldera Resort” tersebut dengan baik. Dari segi dana, pembangunan Toba Caldera Resort mendapat dukungan baik dari sejumlah kementerian maupun pihak swasta.*** (IG)