Burung Macaw Yang Memukau Peserta Campervan Indonesia di Ciater

by -
Burung Macaw
Seorang peserta Road to Jambore Camper Van Indonesia mencoba meanggil Burung Macaw, di Camperva Park Ciater, Subang, Sabtu (13/03/2021). Foto: Jalajahnusae.com/adhi)

CIATER- Jalajahnusae.com – Ada yang menarik perhatian peserta acara “Road to Jambore Camper Van Indonesia” yang berlangsung di Campervan Park, Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (13/03/2021).

Dua ekor Burung Macaw  jenis blue and gold (B&G) dengan warna yang sangat eksotis ini mampu memukau pengunjung.

Tak sedikit dari mereka yang mencoba mengusap bahkan menerbangkan burung dengan harga yang lumayan fantastik ini.

“Lucu banget ya. Tapi gak gigit kan ini,” kata salah seorang ibu, sambil mencoba membiar Macaw merayap di pundaknya.

Keberadaan dua ekor burung Macaw ini memang menambah kemeriahan suasana peserta yang sedang mengikuti kemah bersama di Ciater.

Apalagi, pagi itu udara cukup sejuk, ditambah semilir angin sehingga kepakan sayap Macaw benar-benar mampu memukau pengunjung.

Kepak sayap Burung Macaw menjadi tontonan menarik peserta acara Road to Jambore Camper Van Indonesia. (Foto: Adhi)

“Saya selalu bawa mereka (Macaw) dalam setiap kegiatan yang berada di alam terbuka seperti ini. Mereka juga tampaknya sangat senang. Hanya, saja masih bingung, keliatannya,” kata Abu Ibrahim, pemilik burung Macaw ketika ditemui Jalajahnusae.com.

Pria yang akrab disapa Andra ini mengemukakan burung paruh bengkok ini bisa dipanggil untuk terbang mennghampiri seseorang.

Dengan dibantu suara yang ditiup dari alat semacam peluit, Macaw akan terbang dan mendapat hadiah makanan saat hinggap di tangan atau bahu.

Tumbuh dengan perpaduan warna yang  elok, kuning, biru dan garis-garis hitam putih di dekat paruhnya menjadikan burung paruh bengkok ini terlihat elegan.

Burung Macaw. (Foto: adhi)

Burung  Macaw ini termasuk salah satu jenis bayan atau burung betet yang memiliki ukuran besar dengan ciri warna merah, biru dan kuning pada bagian bulunya.

Hewan yang termasuk jenis burung nasional negara Honduras ini asal mulanya dari hutan tropis hijau pada kawasan Amerika Selatan.

Terutama dari Meksiko Tenggara hingga ke hutan Amazon di kawasan Peru, Bolivia serta Brazil. Yang memiliki ketinggian kurang lebih sekitar 500 sampai dengna 1000 meter diatas permukaan air laut.

Burung Macaw ini  mempunyai tubuh sangat besar. Yang mana beratnya kurang lebih sekitar 1kg dan panjangnya sekitar 60 cm.

Konon, pada umumnya jenis burung langka ini usianya berkisar 40 hingga 50 tahun. Akan tetapi sebagian kecil dapat bertahan hidup selama kurang lebih 75 tahun.

Pemilik Burung Macaw Abu Ibrahim yang tampil di Campervan Park, Ciater. (Foto: adhi)

Burung Makaw sendiri punya keahlian berpetualang pada hutan dengan baik. Sebab burung ini mempunyai daya penglihatan yang begitu tajam.

Dengan kecerdasan yang dipunyainya, Macaw bisa jinak sekali kepada pemiliknya. Tak hanya itu saja, jenis Burung Macaw ini juga dapat melakukan trik serta menirukan suara yang diajarkan pada burung tersebut.

Menurut Andra, agar tetap bisa sehat, burung miliiknya tersebut selalu diberikan makanan segar yang beraneka macam setiap hari. Tujuannya agar nafsu makannya tetap terjaga dan tidak bosan.

“Kalau untuk makannya tidak terlalu sulit sih. Kadang, saya kasih variasi dari jenis buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian dan juga roti,” katanya.

Burung ini memiliki paruh yang cukup kuat sehingga  bisa memecahkan kacang dan biji-bijian dengan cepat dan mudah. (adh)