Maskapai Mulai Gagal Mendarat Di Pekanbaru,Hotel Kehilangan Omset Puluhan Miliar

oleh -
Seorang warga membentangkan poster di Jln Yos Sudarso Rumbai Kota Pekanbaru,mempertanyakan kapan kabut asap berlalu. Aksi tersebut di posting di akun instagram @donaelsia17 dua hari lalu. Foto:IG-@donaelsia17

JALAJAHNUSAE.com – Beberapa maskapai mulai gagal mendarat di Pekanbaru,Riau akibat kabut asap yang menutupi bandara. Pesawat Cililink,misalnya,yang semula harus leanding di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru harus dialihkan ke Batam, Jumat (13/09/2019).

Sementara itu lebih dari 200 hotel di Pekanbaru dipastikan kehilangan omset puluhan miliar. Tingkat hunian (okupansi) pun drop hingga tinggal dikisaran 30 persen. Banyak, tamu hotel atau grup yang membatalkan kegiatan di hotel.

“Ini menjadi pukulan berat bagi industri pariwisata di Pekanbaru. Semoga kabut asap segera cepat berlalu. Banyak tamu hotel yang membatalkan kegiatan di hotel. Orang yang juga menunda berpegian ke Pekanbaru,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Riau, Ir Nofrizal MM ketika dihubungi Jalajahnusae.com,Jumat petang (13/9/2019).

Menurut Nofrizal, memang ada beberapa hotel non bintang yang juga banyak menerima tamu yang mengungsi,namun jumlahnya tidak signifikan dibanding dengan mereka yang memilih menunda untuk berkegiatan di hotel.

“Kalau kabut asap belum juga teratasi,kemungkinan okupansi hotel akan terus anjlok. Ini bisa mengulangi kejadian serupa pada tahun 2015 silam yang sangat buruk bagi industri perhotelan. Oleh sebab itu, kami berharap ada langkah cepat pemerintah untuk mengatasi kabut asap ini,” pinta Nofrizal.