Rute Umroh BIJB Akan Dibuka Kembali, Bangkitkan Destinasi Pasca Pandemi

oleh -
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Dedi Taufik.Foto: dok Jalajah Nusae

JALAJAHNUSAE.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Bandara Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati untuk menghidupkan kembali rute umroh.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan,   penerbangan umroh dari BIJB Kertajati ke Arab Saudi, sudah akan dibuka. Namun ditengah pandemi ini kata Dedi, tetap mengacu pada penerapan protokol kesehatan.

“Ini merupakan sebuah jaminan. Semua pihak sudah siap, baik Garuda Indonesia, Kementrian agama, travel hingga pihak Arab Saudi,”ungkap Dedi Taufik yang membuka kegiatan Optimaslisasi Bandara Kertajati Jawa Barat untuk Destinasi Wisata di Jawa Barat Dan Strategi Menjadikan Jabar Juara Umroh Paska Pandemi, di Grand hotel Preanger Kota Bandung, Rabu (12/8/2020).

Dikatakan Dedi, dengan kesiapan semua pihak, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri menginginkan bukan hanya penerbangan langsung dari BIJB Kertjati ke Arab Saudi, namun juga penerbangan dari Arab Saudi ke Jawa Barat.

“Kita juga inginkan tidak hanya berangkat ke sana (Arab Saudi) tapi ke Jawa Barat  juga harus ada ( Out Bound In bound ) ke destinasi unggulan, terutama di wilayah Ciayumajakuning,”kata Dedi.

Ia menambahkan, untuk sekaligus mendongkrak sektor pariwisata, para jemaah umroh nantinya juga dapat berkunjung ke wisata religius seperti makam Sunan Gunung Djati maupun tempat lainnya di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Sementara dalam kegiatan Optimaslisasi Bandara Kertajati Jawa Barat untuk Destinasi Wisata di Jawa Barat Dan Strategi Menjadikan Jabar Juara Umroh Paska Pandemi, juga dihadiri  oleh Ketua FKS PATUH (Forum komunikasi silaturahmi travel Agen Umroh se Jawa Barat) Wawan, Presiden Saudia Arabia Indonesia Business Council, Mr Habab Alharayah, Direktur Utama BIJB Kertajati Salahudin Rafi, Garuda Indonesia dan dari Kemeterian Agama RI.

(*)