Dapat Duit 23 Triliun Dari Donald Trump, Kawasan Wisata Lido Segera Berdiri

oleh -
Bos Grup MNC Hary Tanoesoedibjo (kedua dari kiri) menjelaskan kerjasama dengan sulung Presiden Amerika Serikat, Donald John Trump Junior dalam jumpa pers yang digelar,Selasa (13/8/2019). Foto: dok mnc

JALAJAHNUSAE.com – Pembangunan taman bermain (theme park) berskala internasional di Lido,Jawa Barat tampaknya kembali  “ngacir”. Ini setelah perusahaan milik konglomerat Hary Tanoesoedibjo, yakni PT MNC Land Tbk kembali mendapat suntikan dana segar dari Donald John Trump Junior.

Proyek ini sempat mandek karena terkendala pendanaan. Padahal proyek ini disebut-sebut bakal menjadi theme park terbesar di Asia Tenggara.

Seperti disampaikan Wakil Direktur Utama MNC Land Adrian Budi Utama mengatakan, nantinya taman bermain tersebut akan dinamai MNC Park.

“(MNC Park) ini dua kali lebih besar dari Universal Studios Singapura. (Luas) areanya 50 hektar,” ujar Adrian di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Adrian menambahkan, penbangunan MNC Park tersebut saat ini tengah berlangsung. Saat ini sedang dikerjakan pembangunan drainasenya.

“Kita harapkan 3,5 tahun jadi. Kira-kira 2022 akhir atau 2023 awal,” kata Adrian.

Menurut Adrian, pembangunan taman ini akan memakan dana hingga 500 juta dollar AS atau setara sekitar Rp 7 triliun.

“Sekelas Disneyland tapi tidak (operatornya Disney). Yang desain dari Amerika, yang biasa desain theme park internasional,” ucap dia.

Belakangan proyek kian benderang, setelah terjadi pertemuan putra sulung Presiden Amerika Serikat, Donald John Trump Junior dengan bos Grup MNC Hary Tanoesoedibjo.

Keduanya sepakat bekerjasama menggarap bisnis properti mewah di Lido, Bogor dan Bali dengan investasi tembus US$ 1,7 miliar atau sekitar Rp 23 triliun (asumsi kurs Rp 14.000/US$).