Semua Pendatang Asing ke Arab Saudi Dikenakan Visa Berbayar

oleh -
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar. (Foto jpp.go.id)

JALAJAHNUSAE.com – Arab Saudi telah menerapkan kebijakan visa berbayar untuk semua pendatang asing, hal ini disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar saat membuka Kegiatan Jagong Masalah Haji dan Umrah (Jamarah) di Makassar, Rabu (11/12/2019). Visa berbayar senilai SAR300 ini diperuntukkan semua pendatang, baik umrah, haji, maupun ziarah.

“Orang asing non Arab yang masuk ke Negara Arab itu kena biaya 300 riyal. Itu berlaku untuk semua, tanpa kecuali, termasuk Indonesia. Dan ini untuk semua visa, baik umrah, haji maupun ziarah, semua kena 300 riyal,” ujar Nizar yang disitat dari laman jpp.go.id.

Nizar menjelaskan, persoalan ini sudah dibahas antara Menteri Agama Fachrul Razi dengan Menteri Haji dan Umrah Saudi Muhammad Saleh bin Thahir Benten. Kala bertemu di Saudi, awal Desember 2019, Menag Fachrul Razi sudah meminta dispensasi agar visa berbayar tidak diterapkan pada 2020, tapi tahun 2021 mendatang.

“Permohonan ini tidak diterima Saudi, artinya tetap kena visa berbayar 300 riyal,” jelasnya.

Terkait hal itu, Nizar meminta kepada seluruh peserta agar kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Saudi ini disosialisasikan kepada jemaah haji maupun umrah.