Kebakaran Pasar Kebun Raya Cibodas Tak Mengganggu Akses Wisatawan

oleh -

JALAJAHNUSAE.com – Kebakaran yang terjadi terhadap 22 kios milik pedagang di Pasar Kebun Raya Cibodas, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu malam (11/7/2020) tak menggangu akses wisatawan memasuki kawasan berudara sejuk tersebut.

“Semua berjalan normal, kebakaran yang terjadi semalam tidak mengganggu kunjungan wisatawan. Jadi akses menuju Kebun Raya Cibodas masih berjalan seperti biasa,” kata General Manager Mitra Natura Raya untuk Kebun Raya Cibodas Zaenal Arifin ketika dihubungi Jalajahnusae.com, Minggu (12/7/2020).

Seperti diketahui, sebanyak 22 kios yang berada di dekat pintu masuk kawasan objek wisata Kebun Raya Cibodas, ludes terbakar. Api diduga berasal dari korsleting listrik.

Lokasi kebakaran  tepatnya berada di Kampung Cibodas RT 08/08, Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, sekitar pukul 23.00 WIB. Api pertama kali terlihat dari salah satu kios di bagian utara pasar.

Kondisi kios yang berhimpitan membuat api cepat merambat dan menghanguskan kios lainnya. Kobaran api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 00.30 WIB, setelah empat unit mobil pemadam dan 30 petugas pemadam kebakaran pun diturunkan.

Kepala Desa Cimacan, Deden Ismail menyebutkan berdasarkan laporan warga yang menjadi saksi mata di lokasi kejadian, asal api berawal dari sebuah kios.

“Informasi dari warga,begitu. Kemudian menjalar ke kios lainnya sehingga membakar 22 kios lainnya,” jelas  Deden.

Beruntung dalam peristiwa tersebut tak ada korban jiwa, tetapi barang berharga milik warga dan pemilik kios ludes terbakar. Kerugian pun ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Semuanya berhasil selamat, karena begitu ada yang melihat kebakaran, warga yang lainnya langsung diperingatkan. Kerugian masih dihitung, tapi kemungkinan mencapai ratusan juta,” tuturnya.

Kanit Reskrim Polsek Pacet, AKP Irwan Alexander mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut. Dugaan sementara, api diakibatkan korsleting listrik.

“Masih kami dalami penyebabnya, termasuk memeriksa sejumlah saksi. Untuk sementara diduga karena korsleting di salah satu kios,” ujarnya.

Petugas jaga Pemadam Kebakaran Wilayah Pos III Cipanas Ali mengemukakan api cepat dipadamkan karena setelah bantuan mobil pemadam kebakaran berdatangan.

Ada empat unit mobil pemadam kebakaran dari Cipanas, Cianjur, Cikalong dan Ciranjang beraksi cepat untuk melokalisir api agar tidak menjalar lebih jauh ke pemukiman penduduk.

“Kios yang terbakar itu sehari-hari jual makanan, pakaian, dan pernik-pernik untuk oleh-oleh wisatawan,” kata Ali.

(adh)