Hasil Survei, ‘New Normal’ Turis Usai Covid-19 Fokus Pada Wisata Alam Yang Lestari

oleh -
Salah seorang turis manca negara sedang menikmati air panas alami di Taman Rekreasi Sari Ater di Kabupaten Subang,Jawa Barat. Pascapandemi corona sejumlah pakar memprediksi turisme akan bergerak pada kelestarian alam. Foto: Jalajah Nusae/adhi

JALAJAHNUSAE.com – Sejumlah pakar memprediksi akan terjadi lonjakan turis domestik dan mancanegara di dunia pascapandemi virus corona (Covid-19).

Seiring dengan lompatan kunjungan turis tersebut juga akan diikuti kondisi new normal (normalitas yang baru).

Kondisi new normal termasuk semakin ketatnya pemeriksaan kesehatan bagi turis hingga aturan jarak sosial di tempat yang ramai.

“Orang-orang masih ingin bepergian, tetapi mereka tentu akan jauh lebih berhati-hati,” kata Adam Blake, seorang profesor ekonomi dan kepala penelitian di Departemen Pariwisata dan Perhotelan di Universitas Bournemouth di Inggris, seperti yang dikutip dari CNN Travel,pekan ini.

Begitu juga dengan urusan tarif. Para pakar memprediksi tarif transportasi bakal lebih murah demi mendatangkan lebih banyak penumpang sebelum akhirnya nanti merangkak naik.

Kondisi new normal juga telah dibayangkan oleh turis Selain faktor harga dan kesehatan, ternyata mereka juga menginginkan adanya perubahan yang lebih baik yang lain di industri pariwisata Indonesia pascapandemi ini.

Dalam survei yang dilakukan cnnindonesua.com, pada 6 Mei 2020 lalu, sebanyak 48,1 persen dari total 902 suara yang masuk menyatakan bahwa kebersihan lingkungan patut masuk dalam agenda new normal dalam pariwisata Indonesia.