Harga Rp 120 Ribu, Rapid Test Antigen “Made In” Unpad Memiliki Akurasi 91,5 %

oleh -
Ilustrasi

BANDUNG, Jalajahnusae.com – Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Jawa Barat berhasil menciptakan rapid test berbasis antigen. Bahkan penemuan ini merupakan yang pertama kali dan satu-satunya di Indonesia.

Atas pencapaian ini, Unpad mendorong jumlah produksi alat deteksi Covid-19 yang diberi nama CePAD, akronim dari kata cepat, praktis, dan andal diperbanyak.

Tujuannya agar bisa memenuhi kebutuhan rapid test antigen di Indonesia dan menekan harganya.

“Harga CePAD dipatok Rp 120.000,” ungkap Direktur Inovasi dan Korporasi Unpad Diana Sari dalam keterangan resminya, kemain.

Harga tersebut bukan menjadi yang termurah untuk produk sejenis. Namun ia optimistis, jika produksi CePAD terus meningkat, harganya akan lebih murah.

“Seumpama kita produksi satu juta, produk ini akan bisa bersaing dengan produk tes antigen dari importir,” kata Diana.

Diana mengungkapkan, tingkat akurasi dan sensitivitas CePAD sudah melampaui ambang rekomendasi yang ditetapkan WHO.