Untuk Keamanan Pribadi Jakarta Masih Dibawah Malaysia

oleh -
Sejak diluncurkan tahun 2004, Trans Jakarta kini telah menjadi sarana transportasi yang dapat diandalkan bagi orang-orang yang melintasi Jakarta. Moda transportasi ini juga dianggap aman dan nyaman. Foto:IG-@jakarta_tourism

JALAJAHNUSAE.com – Majalah berita dan peristiwa internasional bernama The Economist merilis sebuah riset pada awal Agustus 2019 lalu. Riset yang dinamakan Safe Cities Index 2019 (SCI) mengelompokan kota-kota teraman di dunia.

Studi ini memeringkati 60 kota dengan 57 indikator penilaian. SCI selalu mencerminkan sifat beragam keselamatan kota, dengan indikator dibagi menjadi empat pilar berbeda: digital, infrastruktur, kesehatan, dan keamanan pribadi.

Hasilnya tingkat keamanan kota dari empat indikator dibagi menjadi empat kategori, yakni sangat tinggi, tinggi, sedang, dan rendah.

Bagaimana dengan tingkat keamanan di Jakarta?

Berikut empat indikator keamanan di Jakarta menurut Safe Cities Index 2019, yang bisa menjadi pertimbangan tinggal dan berwisata di Jakarta:

Keamanan Pribadi

Untuk keamanan pribadinya, Jakarta menempati peringkat ke 43 dari 60 negara. Indonesia mendapat point 71,7 dari 100 point penilaian, membuat Jakarta mendapat kategori tingkat keamanan pribadi tinggi.

Namun bila dibandingkan kota-kota di negara tetangga seperti Singapura dan Kuala Lumpur, Indonesia masih tertinggal.

Kota Singapura menempati posisi pertama dengan nilai 95,3. Posisi ini diikuti dengan Kota Kuala Lumpur di Malaysia yang mendapat peringkat ke 31 dengan skor 81,8.