Disiplin 3M, Kunci Pergerakan Ekonomi Di Sektor Pariwisata

oleh -
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar Gerakan Bersih, Indah, Sehat, dan Aman (BISA) di Sulawesi Utara, Sabtu (10/10/2020). (Foto: Kemenparekraf)

MANADO, Jalajahnusae.com – Kesadaran untuk terus meningkatkan disiplin 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) menjadi indikator, apakah roda perekonomian suatu daerah bisa segera bangkit kembali di tengah pandemi.

Deputi Bidang Kebijakan Strategis, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Kurleni Ukar mengatakan bahwa agar roda perekonomian terus bergerak dan masyarakat produktif di masa pandemi, kuncinya penerapan protokol kesehatan.

“Penerapan protokol kesehatan harus menjadi budaya baru yang dijalankan oleh seluruh pihak untuk bangkit kembali dengan menciptakan peluang-peluang baru di era adaptasi new normal di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Kurleni Ukar saat menghadiri acara Gerakan Bersih, Indah, Sehat, dan Aman (BISA) di Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (10/10/2020)

Senada dengan Kurleni, Direktur Pengendalian Kebijakan Strategis, Hassan Abud, optimistis daerah yang berhasil menerapkan protokol kesehatan akan berhasil mempertahankan status zona hijau, secara langsung akan mengembalikan kepercayaan wisatawan untuk berkunjung.