Di Jakarta Pengusaha Restoran Bangkrut, Di Bali Hotel Juga Ikut Kolaps

oleh -
Ilustrasi. Penerapan PSBB Jilid II membuat pengusaha restoran memilih tutup. Hal ini disebabkan tidak adanya pengunjung. (Foto:IG)

JAKARTA, Jalajahnusae.com – Bisnis restoran di Jakarta termasuk yang paling parah terkena dampak pembatasan sosial bersekala besar (PSBB) jilid II.

Alih-alih, berusaha untuk bangkit di tengah pandemi corona (Covid-19), bisa bertahan saja sudah cukup baik.

Jika masih terjadi lagi PSBB berikutnya, dipastikan para pengusaha restoran di luar mal ikut gulung tikar alias tutup.

Sejak diberlakukan kembali PSBB Jilid II, pengelola yang membuka gerai di mal-mal sudah tak kuat beroperasi, mereka memilih untuk menutup total usahanya.

Wakil Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bidang Restoran Emil Arifin memperkirakan banyak restoran yang saat ini tutup sementara tidak lama lagi harus tutup permanen dalam beberapa bulan ke depan.

Penyebabnya adalah tidak diizinkannya aturan makan di tempat atau dine-in, juga perkiraan bakal bertambah lamanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat.