Pariwisata Indonesia Belum Concern Pada Kelestarian Lingkungan

oleh -
Menteri Pariwisata Arief Yahya memukul gendang menandai dibukanya Rapat Koordinasi Nasional Pariwisata (Rakornaspar) III Tahun 2019 di Swissotel PIK Avenue, Jakarta pada Selasa (10/9/2019). FotoL dok kemenpar

JALAJAHNUSAE.com –  Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI), Azril Azhari mengatakan sektor pariwisata Indonesia memiliki daya saing yang lemah karena terdapat beberapa hal yang belum dibenahi secara maksimal.

Termasuk salah satunya adalah soal kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III Kementerian Pariwisata, di Jakarta pada Selasa (10/9/2019), juga mengakui kalau kelemahan dalam pariwisata Indonesia meliputi tiga faktor yakni kelestarian lingkungan, infrastruktur, dan kebersihan.

“Berdasarkan riset World Economic Forum, Indonesia memang masih berada di bawah Malaysia, Thailand, apalagi Singapura. Namun peringkat Indonesia terus naik, sedangkan ketiga negara itu turun,” ujar Arief.

Namun demkian Menpar Arief Yahya menyakini pada  2021, Indonesia bisa menyaingi Malaysia atau Thailand.”

Untuk itu, Arief melanjutkan, lima destinasi pariwisata super prioritas memang fokus menyelesaikan persoalan infrastruktur dan utilitas dasar di tahun 2020.