Sampurasun! Nikmatnya Makanan Sunda di Sapulidi Lembang

by -
Saung Sapu Lidi
Saung Sapu Lidi di Lembang yang menawarkan suasana alam pedesaan yang asri. Foto: dok sapu lidi

BANDUNG, Jalajahnusae.com – Sapulidi di Lembang merupakan tempat makan khas Sunda yang memberikan nuansa pegunungan dan tengah sawah. Pengunjung yang datang akan disuguhi sensasi makan di saung tengah sawah.

Ketika memasuki kawasan Sapulidi, kita akan merasakan sejuknya udara Lembang dengan iringan seruling, suara air yang mengalir serta pemandangan karyawan yang mengenakan baju Sunda.

Sapulidi terletak di Lembang, tepatnya di  Kompleks Graha Puspa, Jl. Sersan Bajuri, Cihideung, Parongpong.

Operational Manager, Irwan mengatakan bahwa Sapulidi merupakan tempat makan dengan fasilitas yang lengkap.

Ada meeting room, bungalow untuk menginap, toko souvenir, hingga lapak jajanan seperti gulali dan makanan penutup a’la Italia, gelato.

Sapu Lidi
Wanita muda mengantarkan makanan untuk tamu dengan pakaian tradisional khas Sunda. Foto: dok sapu lidii

Ia menceritakan bahwa sebelum berdirinya resort Sapulidi, kawasan tersebut mulanya merupakan sawah.

Kemudian sang pemilik yang merupakan seniman, membuat satu saung yang digunakannya untuk melukis atau membuat desain bangunan.

Hingga banyak rekannya yang datang dan akhirnya tercetus ide untuk membuat tempat makan berupa saung di area sawah tersebut.

Hingga saat ini, telah berdiri sekitar 50 saung yang dijadikan pilihan utama pengunjung untuk tempat makan.

Total kawasan Sapulidi yang luasnya sekitar 4 hektar itu mampu menampung sekitar 500 pengunjung. Namun, saat pandemi, angka kunjungan turun hingga 50%.

Tak lupa Ia menjelaskan bahwa selama pandemi, Sapulidi menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat.

Pengunjung sedang berfoto di depan area bungalow Sapulidi. Foto: Jalajahnusae/Java.

Saat berkeliling, penulis merasakan sensasi berjalan-jalan di kampung adat Sunda. Dengan jembatan bambu yang sarat dengan estetika.

Lalu tampak bungalow yang bisa digunakan pengunjung untuk menginap. Uniknya, untuk memasuki bungalow tersebut pengunjung harus menaiki perahu dayung diatas danau.

“Kami menyediakan bungalow untuk menginap, dengan dikelilingi nuansa Gunung Tangkuban Perahu dan danau kecil, jadi tamu harus naik perahu dulu untuk masuk ke bungalow” kata Irwan dengan saksama menceritakan.

Meeting room di Sapulidi Lembang. oleh Jalajahnusae.

Fasilitas lainnya yakni,  meeting room, sekilas terbayang bagaimana asyiknya meeting di tengah suasana damai dan sejuk di Sapulidi Lembang.

Ada juga saung mushola lalu toko souvenir yang menjual beragam oleh-oleh untuk dibawa pulang.

Toko oleh-oleh di Sapulidi Lembang, oleh Jalajahnusae.

Irwan juga sempat bercerita bahwa tak jarang tamu yang datang kembali bahkan untuk melakukan sesi foto pernikahan dan resepsi.

Nah, sampai saat yang ditunggu, kami disuguhi makanan khas Sunda. Ada nasi liwet yang dibungkus daun pisang, ayam goreng serundeng, sayur asem, potongan jambal roti, olahan sayur petai dan yang jadi jagoan yakni sambal terasi.

Makanan khas Sunda, di Sapulidi Lembang. Oleh Jalajahnusae.

Menyantap “paket” makanan lezat dengan suasana sejuk dan damai rasanya jarang ditemukan. Sebuah pengalaman yang “mahal”. Seperti kata pepatah, “perut kenyang, hati pun tenang.” Nikmat!

Untuk memenuhi hasrat makan seperti ini, bisa dengan melakukan kegiatan camping dan membuat nasi liwet dengan menu sesuai pilihan.

Kini, semua sensasi tersebut bisa didapat  saat mencicipi nikmatnya makan di Sapulidi Sawah di Lembang. Baca artikel menarik lainnya di Jalajahnusae.com.

Penulis: Java Anggara