Museum KAA Lakukan Adaptasi di Masa Pandemi Covid-19, Ini yang Dilakukan

by -
Museum Konperensi Asia Afrika Bandung, dok. Disparbud Jabar.

BANDUNG, Jalajhnusae.com – Pandemi Covid-18 yang terjadi sejak awal tahun 2020 membawa dampak penurunan ekonomi di banyak sektor pariwisata.

Tak terkecuali, destinasi museum Konferensi Asia Afrika (KAA) di Jl. Asia Afrika No.65, Braga, Kecamatan, Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat ikut terdampak.

Pengelola Museum KAA pun melakukan sejumlah manuver untuk beradaptasi dengan kondisi pariwisata saat pandemi,  salah satunya dengan membuat program mempermudah dan menarik kunjungan wisatawan.

Edukator Museum KAA, Ginanjar mengatakan bahwa KAA mengadakan beberapa kegiatan dan program bersifat daring, diantaranya program Si Baron “sami-sami belajar online,”.

Program ini berupa kegiatan kunjungan via online. Untuk setiap kunjungan pengunjung akan diberikan pembahasan menyeluruh tentang isi dari KAA.

“Kegiatan ini sama saja seperti kunjungan offline, yang membedakan adalah sekarang kita menggunakan virtual tour,” kata Ginanjar, saat menghadiri acara pameran destinasi Bandung, Kamis, 10 Juni 2021.

Museum KAA sendiri mengajak siswa sekolah dasar maupun menengah untuk melakukan kunjungan virtual dengan mengaksesnya lewat asianafricanmuseum.org.

“Setiap bulan biasanya kita adakan tema kegiatan dan pembahasan, seperti misalnya bulan Juni membahas tentang Bung Karno” kata Ginanjar.

Selanjutnya kegiatan virtual yang diusung oleh KAA yakni sharing session dengan edukator Museum KAA.

Kegiatan ini digelar secara virtual lewat akun instagram @asiafrikamuseum yang diisi oleh edukator museum KAA.

Selain porgram virtual, sebelumnya KAA juga telah memiliki komunitas yang beranggotakan anak muda, bernama Sahabat Museum KAA. Berbagai kegiatan digagas seperti kesenian, public speaking, dan kegiatan edukasi lainnya. (JAVA)