Mempersiapkan Industri Pariwisata Pasca COVID-19

oleh -
Foto: dok pribadi

Oleh ; K. SWABAWA, CHA
(Praktisi, Akademisi, Professional Trainer Pariwisata)

Coronavirus outbreak saat ini memaksa semua pihak untuk menciptakan strategi baru dalam menghadapi masa pemulihan dan normalisasi kedepannya. Hal ini mesti berjalan pararel di tengah upaya penanganan kasus COVID-19, sehingga ketika saatnya tiba nanti diharapkan pariwisata dapat bergerak dengan siap walau masih tetap harus perlahan dan bertahap.

Sebagai destinasi favorit dunia, Bali harus terdepan dalam kesiapan menyambut pulihnya industri pariwisata.

Mempertimbangkan inti masalah dan dampak yang terlihat dalam merebaknya wabah coronavirus ini, maka kita bisa mengamati bahwa faktor kesehatan akan menjadi pertimbangan utama bagi traveller pasca COVID-19 ini.

Kita masih ingat ketika musibah Bom Bali I dan II akhirnya menyadarkan kita semua akan pentingnya faktor keamanan sehingga akhirnya kita semua dibuat terbiasa dengan pemeriksaan kendaraan ketika memasuki tempat keramaian termasuk obyek wisata dan hotel-hotel.

Hingga pada pemberlakukan sertifikasi manajemen keamanan hotel atau dikenal dengan nama SMPH.

Demikian juga halnya ketika musibah tsunami dan gempa bumi, kita disadarkan akan pentingnya faktor keselamatan dan semua tempat atau fasilitas termasuk hotel dan obyek wisata juga dilengkapi dengan informasi tentang proses dan arah evakuasi.